TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24875-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (88kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24875-COVER_.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (33MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24875-CHAPTER I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24875-CHAPTER II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24875-CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24875-CHAPTER IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (345kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24875-CHAPTER V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24875-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (96kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24875-APPENDIX.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (171kB)
Abstract
Studi ini membahas tentang tradisi di India dan posisi perempuan. Studi ini akan melihat bagaimana tradisi di India dapat mempengaruhi adanya kontrak seksual dan apa posisi wanita yang digambarkan berdasarkan kumpulan cerita pendek Arranged Marriage. Studi ini menggunakan teori kontrak seksual dari Carole Pateman. Teori ini dipilih karena dapat mengeksplorasi komplikasi yang terungkap. Maka dari itu teori sangat cocok digunakan untuk mengetahui posisi wanita dalam kumpulan cerita pendek Arranged Marriage karya Divakaruni.rnUntuk menguji data, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Datanya berupa tuturan tokoh dan narasi pengarang. Sumber data dalam penelitian ini berupa kumpulan cerita pendek karya Chitra Banerjee Divakaruni yang berjudul Arranged Marriage. Dengan membaca sumber data untuk memahami setiap adegan dan jalan cerita, data dikumpulkan dan di susun sesuai dengan kebutuhan untuk menjawab rumusan masalah setelah itu dikurangi baru dianalisa.rnKemudian disimpulkan bahwa masyarakat India yang masih menganut sistem patriarki menempatkan laki-laki dan perempuan dalam ruang yang berbeda. Banyak batasan yang diberikan kepada perempuan sehingga hanya bisa bergerak dalam ruang privat sedangkan banyak kelonggaran yang diterima laki-laki. Wanita diposisikan sebagai properti yang berkepemilikkan. Dimana pemilik properti tersebut dapat berbuat semaunya. Pemilik properti dapat marah bila dia tersinggung, berkata kasar jika dia sedang kesal. Perempuan juga diharuskan untuk patuh pada apapun yang dikatakan oleh laki-laki jika tidak ingin mendapatkan kekerasan fisik.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANDINI RAHMA IRWANTI |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | Indian traditions, Indian women, patriarchy |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 16:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8508 |
