TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34124-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (720kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34124-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (57kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34124-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (558kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34124-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34124-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (959kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34124-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (186kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34124-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (503kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-34124-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (251kB)
Abstract
Perjanjian penetapan harga (price fixing) merupakan bentuk kesepakatan penetapan harga yang sama oleh pelaku usaha dengan pelaku usaha pesaingnya. Praktek penetapan harga dilakukan para pelaku usaha untuk menghindari adanya persaingan diantara mereka termasuk pelaku usaha jasa wedding organizer. Dalam menjalankan usahanya, pelaku usaha jasa wedding organizer di Pamekasan melihat adanya peluang dalam meningkatkan keuntungan usaha dengan melakukan perjanjian penetapan harga. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perjanjian diantara pelaku usaha jasa wedding organizer di Pamekasan.Metode penelitian yang digunakan adalah normatif. Adapun pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan perundang undangan, menggunakan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, yang kemudian diolah dan dianalisis secara yuridis deskriptif.Hasil penelitian ini menujukkan bahwa perjanjian yang diterapkan pelaku usaha wedding organizer di Pamekasan, awalnya hanya dilakukan dengan lisan, kemudian dilakukan secara tertulis dengan memuat klausula perjanjian penetapan harga. Perjanjian para pelaku usaha jasa wedding organizer di Pamekasan menurut Pasal 5 ayat (1) UU No. 5 Tahun 1999 termasuk dalam perjanjian yang dilarang. Oleh karena Pasal 5 ayat (1) UU No. 5 Tahun 1999 termasuk larangan yang bersifat per se illegal yakni bentuk larangan tanpa mensyaratkan adanya pembuktian mengenai akibat-akibat negatif terhadap persaingan. Namun demikian, pembuktian terjadinya perjanjian penetapan harga diantara para pelaku usaha wedding organizer tetap diperlukan untuk memperkuat dalil bahwa para pelaku usaha tersebut telah mengadakan perjanjian penetapan harga yang dilarang oleh Pasal 5 ayat (1) UU No. 5 Tahun 1999.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM R. MOH. HILMAN WAHYUDI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | perjanjian, penetapan harga, hukum persaingan usaha |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 16:34 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8453 |
