TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24833-180421100043_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24833-180421100043_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (665kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24833-180421100043_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (53kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24833-180421100043_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24833-180421100043_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24833-180421100043_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (346kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24833-180421100043_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24833-180421100043_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24833-180421100043_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
UMKM Karina merupakan salah satu perusahaan yang bergerak pada bidang industri konveksi yang belum menerapkan manajemen risiko pada aktivitas rantai pasoknya. Produk yang dihasilkan oleh UMKM Karina antara lain kaos, kemeja, jaket, dan lainnya. UMKM Karina sering mendapat komplain karena keterlambatan pengiriman produk dari waktu yang telah ditentukan karena terjadinya delay produksi. Delay produksi sendiri dapat terjadi karena karyawan sakit atau mesin yang mengalami kerusakan ketika akan digunakan. Penelitian ini merupakan manajemen risiko pada aktivitas rantai pasok dengan menggunakan metode House of risk (HOR) fase 1 dan HOR fase 2. House of risk (HOR) fase 1 terdiri dari nilai severity, nilai occurrence, dan nilai korelasi yang diperoleh dari hasil brainstorming serta pengisian kuesioner oleh kedua responden yaitu owner UMKM Karina, dan admin supplier. Hingga teridentifikasi terdapat 16 kejadian risiko dan 18 agen risiko nya pada aktivitas rantai pasok UMKM Karina, selanjutnya dilakukan perhitungan nilai Aggregate Risk Planning (ARP) untuk mengetahui kejadian risiko yang menjadi prioritas untuk dilakukan perbaikan dengan menggunakan diagram pareto dan diperoleh 8 prioritas agen risiko. House of risk (HOR) fase 2 terdiri dari tingkat kesulitan aksi mitigasi, dan korelasi antara risk agent dengan aksi mitigasinya, untuk selanjutnya dilakukan perhitungan nilai Total Efektifitas (TE) dan output dari HOR fase 2 adalah nilai Total Efektifitas Derajat kesulitan (ETDk), selanjutnya membuat diagram pareto dengan prinsip 80/20 untuk mengetahui prioritas usulan aksi mitigasi yang nantinya dapat diterapkan pada aktivitas rantai pasok UMKM Karina dan berdasarkan diagram pareto diperoleh 7 prioritas aksi mitigasi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM LULUK FARIDA |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Manajemen risiko Rantai pasok House of risk |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 16:16 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8337 |
