TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24813-180111100097_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (207kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24813-180111100097_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (836kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24813-180111100097_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (452kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24813-180111100097_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (467kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24813-180111100097_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (655kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24813-180111100097_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (196kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24813-180111100097_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (315kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24813-180111100097_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (202kB)
Abstract
ABSTRAKrnSetiap pelaku usaha yang akan memperdagangkan produknya mempunyai kewajiban untuk memiliki sertifikat halal, hal tersebut ditegaskan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal. Khususnya Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang memiliki lahan tambak garam yang akan memproduksi garam untuk komersil. Untuk menjamin kepastian kehalalan produk garam dalam sertifikasi halal dengan memperhatikan titik kritis dalam tahapan pengolahan garam. Penelitian hukum ini bertujuan untuk memperoleh kejelasan mengenai legal standing serta untuk mengetahui titik kritis dalam pengolahan garam Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Metode penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan. Hasil penelitian ini adalah bahwa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tidak memiliki legal standing untuk mengajukan sertifikasi halal, karena yang dapat mengajukan yakni pelaku usaha baik orang perseorangan, badan usaha berbadan hukum, maupun badan usaha yang tidak berbadan hukum, serta adanya ketidakjelasan dalam undang-undang pendidikan tinggi yakni perguruan tinggi dapat langsung menjadi badan usaha atau tidak. Selain itu, dikarenakan status Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sebagai perguruan tinggi negeri satuan kerja. Sehingga sebaiknya Universitas Trunojoyo Madura (UTM) segera meningkatkan statusnya menjadi Badan Layanan Umum. Dalam hal Titik Kritis pengolahan garam Universitas Trunojoyo Madura (UTM) yang menjadi dasar layak atau tidaknya diterbitkannya sertifikat halal terdapat dalam aspek pra produksi yang kemungkinan dapat tercampur dengan kotoran hewan atau sampah. Sehingga Universitas Trunojoyo Madura (UTM) sebelum melakukan proses produksi, lahan sebaiknya dipagari terlebih dahulu untuk meminimalisir masuknya kotoran hewan atau sampah. Kata Kunci: Legal Standing, Proses Penyertifikatan, Titik Kritis
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NURUL HASANAH |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Legal Standing, Proses Penyertifikatan, Titik Kritis |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 16:04 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8261 |
