TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15640-15.01.111.00239_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15640-15.01.111.00239_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (568kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15640-15.01.111.00239_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (56kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15640-15.01.111.00239_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (103kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15640-15.01.111.00239_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (582kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15640-15.01.111.00239_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15640-15.01.111.00239_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (21kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15640-15.01.111.00239_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
Abstract
Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 618/Pdt.G/2016/PN.Jkt.Sel menyatakan status saham dalam Transaksi Repo merupakan jaminan, sehingga tindakan pembeli yang menjual saham Repo pada pihak lain merupakan perbuatan melawan hukum. Sedangkan dalam Pasal 3 Ayat (1) POJK Nomor: 9/POJK.04/2015 tentang Pedoman Transaksi Repurchase Agreement Bagi Lembaga Jasa Keuangan yang mewajibkan adanya perubahan kepemilikan atas Efek dalam Transaksi Repo. Berkaitan dengan hal tersebut, permasalahan yang diteliti adalah Apakah tepat Putusan Nomor 618/Pdt.G/2016/PN.Jkt.Sel yang menyatakan bahwa status saham dalam Transaksi Repo merupakan jaminan, serta apakah tepat Putusan Nomor 618/Pdt.G/2016/PN.Jkt.Sel yang menyatakan bahwa tindakan pembeli menjual saham yang diperoleh dalam Transaksi Repo merupakan perbuatan melawan hukum.
Metode penelitian hukum yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan metode pendekatan undang-undang. Analisis penelitian yang digunakan adalah preskriptif analitis.
Hasil penelitian menunjukkan Putusan Nomor 618/Pdt.G/2016/PN.Jkt.Sel yang menyatakan bahwa status saham dalam Transaksi Repo sebagai jaminan kurang tepat. Hal tersebut dikarenakan menurut Pasal 3 Ayat (1) POJK Nomor 9/POJK.04/2015 tentang Pedoman Transaksi Repurchase Agreement Bagi Lembaga Jasa Keuangan bahwa dalam Transaksi Repo wajib menimbulkan perubahan kepemilikan yang menunjukkan bahwa Transaksi Repo bukanlah transaksi pinjam-meminjam dengan jaminan. Putusan Nomor 618/Pdt.G/2016/PN.Jkt.Sel yang menyatakan bahwa tindakan pembeli yang menjual saham yang diperoleh dalam Transaksi Repo merupakan perbuatan melawan hukum kurang tepat, karena kedudukan hukum pembeli dalam Transaksi Repo di pasar modal adalah sebagai pemegang hak milik atas saham, sehingga berhak untuk menjual atau mengalihkan hak atas saham yang di miliki.
Kata Kunci : status saham, kedudukan pembeli, Transaksi Repurchase Agreement
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AGUSTIN AYU LESTARI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | status saham ; kedudukan pembeli ; Transaksi Repurchase Agreement |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 15:58 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8219 |
