TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24785-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (325kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24785-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24785-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24785-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (365kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24785-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (464kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24785-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (857kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24785-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24785-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (185kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24785-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (495kB)
Abstract
Seiring dengan ketatnya persaingan pada sektor industri, perusahaan diharuskan dapat bersaing menjadi perusahaan yang lebih unggul di banding perusahaan lainnya. Perusahaan terkadang menggunakan Supply Chain Management (SCM)rnyang terdapat beberapa kendala penghambat dalam prosesnya yangs disebut Sebagai risiko dalam aktivitas manajemen rantai pasokan atau Supply Chain Risk Management (SCRM). Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Untuk mengidentifikasi risiko dengan menggunakan metode House of risk di UD.Abidin, 2) Untuk menanggulangi risiko dengan menggunakan metode House of risk di UD.Abidin. Metode yang digunakan adalah metode House of Risk (HOR) yakni pengembangan metode QFD dan FMEA yang digunakan menyusun suatu framework pada FMEA, penilaian risiko bisa dihitung dengan RPN (Risk Potential Number) yang didapat dari perkalian tiga faktor yakni probabilitas terjadinya risiko, dampak kerusakan yang dihasilkan, serta deteksi risiko. Hasil dari risiko terdapat 30 kejadian risiko (risk event) diidentifikasi bisa mempengaruhi keberhasilan produksi dengan rincian 14 kejadian risiko terdapat dalam pengadaan bahan mentah dan penerimaan bahan mentah, 7 kejadian risiko terjadi di proses produksi, 8 kejadian risiko pada proses quality control dan pengemasan, 9 kejadian risiko dalam proses pengiriman dan 1 kejadian risiko dalam proses pengembalian barang (return) dari konsumen. Pemicu risiko (risk agent) yang memiliki dampak signifikan pada rantai pasok produksi tempe ada 20 yang masuk kedalam kategori A dengan penggunaan diagram pareto dengan rule 80:20. Hasil dari mitigasi risiko dengan metode HOR tahap 2 (aksi mitigasi) didapati ada 11 usulan aksi mitigasi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM R. ZULFIAN ARDIANSYAH |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | house of risk risiko supply chain management mitigasi risiko. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 15:49 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8152 |
