Rendi Nur, RN (2026) Pengaruh Jumlah Sambungan MIG SPOT Weld Terhadap Uji Bending Menggunakan Analisis Simulasi Dan Anova Pada Panel Sandwich Logam Berbeda. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41829-Cover.pdf - Cover Image
Available under License GNU GPL 3.0 (Software).
Download (595kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41829-Abstract.pdf - Other
Available under License GNU GPL 3.0 (Software).
Download (215kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41829-Chapter1.pdf - Other
Available under License GNU GPL 3.0 (Software).
Download (225kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41829-Conclusion.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Available under License GNU GPL 3.0 (Software).
Download (144kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-41829-References.pdf - Other
Restricted to Registered users only
Available under License GNU GPL 3.0 (Software).
Download (199kB)
Abstract
Panel sandwich logam merupakan struktur ringan yang memiliki rasio kekakuan terhadap berat yang tinggi sehingga banyak dimanfaatkan pada berbagai aplikasi teknik. Kinerja mekanik struktur ini dipengaruhi oleh konfigurasi sambungan yang berperan sebagai jalur transfer beban antar lapisan. Penelitian ini bertujuan menganalisis distribusi pembebanan panel sandwich logam berbeda menggunakan simulasi Autodesk Inventor, mengetahui pengaruh jumlah sambungan MIG spot weld dan diameter titik las terhadap kemampuan bending melalui pengujian eksperimen, serta menganalisis signifikansi pengaruh kedua faktor tersebut menggunakan ANOVA dua arah. Material yang digunakan terdiri atas aluminium 1100 sebagai face sheet atas, galvanis bergelombang sinusoidal sebagai core, dan stainless steel 304 sebagai face sheet bawah. Variasi penelitian meliputi jumlah sambungan las titik sebanyak 4, 6, dan 8 titik dengan diameter titik las 0,6 mm, 0,8 mm, dan 1,0 mm. Simulasi dilakukan menggunakan Autodesk Inventor dengan pembebanan statik sebesar 800 N untuk memperoleh nilai Von Mises stress, displacement, dan safety factor, sedangkan pengujian eksperimen menggunakan metode three-point bending. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan ANOVA dua arah. Hasil simulasi menunjukkan bahwa seluruh spesimen berada pada kondisi aman dengan distribusi tegangan yang terpusat di sekitar sambungan sebagai daerah transfer beban. Nilai Von Mises stress tertinggi diperoleh pada konfigurasi 4 titik berdiameter 0,6 mm sebesar 0,1306 MPa, sedangkan nilai terendah diperoleh pada konfigurasi 8 titik berdiameter 1,0 mm sebesar 0,02604 MPa. Nilai displacement berada pada rentang 1,117 × 10⁻⁵ mm hingga 1,807 × 10⁻⁵ mm, menunjukkan deformasi yang sangat kecil dan kekakuan struktur yang baik, sedangkan seluruh variasi memiliki safety factor yang menunjukkan kondisi struktur aman. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa peningkatan jumlah sambungan meningkatkan kemampuan struktur menahan beban lentur, dengan nilai rata-rata maximum force tertinggi diperoleh pada konfigurasi 8 titik dan diameter 0,8 mm. Analisis ANOVA menunjukkan bahwa jumlah sambungan las titik berpengaruh signifikan terhadap kemampuan bending (P Value = 0,008), sedangkan diameter titik las (P-Value = 0,059) dan interaksi kedua faktor (P-Value = 0,446) tidak berpengaruh signifikan. Dengan demikian, jumlah sambungan MIG spot weld merupakan faktor yang paling dominan dalam meningkatkan kemampuan bending panel sandwich logam berbeda, sedangkan diameter titik las lebih memengaruhi distribusi tegangan lokal berdasarkan hasil simulasi
Kata Kunci: panel sandwich, MIG spot weld, Autodesk Inventor, bending, ANOVA dua arah, Von Mises stress.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | T Technology > T Technology (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Teknik Mesin |
| Depositing User: | Tn Bondhan Endriawan |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 04:13 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 04:13 |
| URI: | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/81 |
