TEKNIK PEMETIKAN TANAMAN TEH (Camellia sinensis L.) MENGGUNAKAN MESIN SOE (Single Operational Electric) TIPE FTH24V DI PTPN I REGIONAL 5 KEBUN WONOSARI MALANG

MEGA DWI APRILIYA (2024) TEKNIK PEMETIKAN TANAMAN TEH (Camellia sinensis L.) MENGGUNAKAN MESIN SOE (Single Operational Electric) TIPE FTH24V DI PTPN I REGIONAL 5 KEBUN WONOSARI MALANG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-34010-Laporan PKL AGRO.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-34010-Laporan PKL AGRO.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)

Abstract

Tanaman teh (Camelia sinensis L.) merupakan salah satu komoditas
perkebunan unggulan di Indonesia yang berasal dari daerah subtropis yang
dimanfaatkan sebagai minuman, obat, serta bahan kosmetik (Fatmala et al.,
2020). Selain itu, tanaman teh juga merupakan salah satu komoditas perkebunan
yang memiliki arti penting bagi perekonomian masyarakat di Indonesia. Dengan
tanaman ini pihak perkebunan dapat menarik tenaga kerja yang relatif tinggi
sehingga akan membantu penghidupan masyarakat sekitar perkebunan dan
perekonomian masyarakat akan meningkat. Adanya perkebunan teh juga bisa
membantu sumber pendapatan devisa negara dari hasil ekspor. Produksi teh di
Indonesia sebagian besar diekspor ke luar negeri dan hanya sebagian kecil yang
dipasarkan di dalam negeri. Pangsa pasar produk teh tersebut mencakup lima
benua yaitu Amerika, Australia, Afrika, Eropa dan Asia. Pada tahun 2022 tercatat
terdapat 61 negara yang menjadi pangsa pasar produk teh di Indonesia (BPS,
2022).
Teh mempunyai kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan seperti kafein,
polifenol catechin, serta minyak essensial. Komponen utama pada teh yaitu
catechin yang merupakan senyawa turunan dari tannin terkondensasi. Kualitas
teh tinggi jika dipetik dari 4 pucuk pertama hingga ketiga. Karena dalam ketiga
lembar daun tersebut memiliki kandungan katekin sebagai penambah rasa segar
dan kafein yang tinggi. Polifenol yang terdapat pada teh berpotensi sebagai
antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari serangan radikaal bebas. Bahkan
potensi antioksidan teh dinyatakan lebih kuat daripada antioksidan dalam
sayuran maupun buah-buahan. Polifenol juga dapat menurunkan kolestrol serta
mencegah penggumpalan darah (Anggraini et al., 2018).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MEGA DWI APRILIYA
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords Klasifikasi Tanaman Teh (Camelia sinensis L.);Morfologi Tanaman Teh; Syarat Tumbuh Tanaman Teh; Pucuk Daun Teh; Pemetikan pada Tanaman Teh
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 15:40
Last Modified 24 Oct 2026 16:52
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8087

Actions (login required)

View Item
View Item