TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15589-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (150kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15589-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (859kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15589-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (556kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15589-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (367kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15589-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (615kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15589-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (159kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15589-REFENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (355kB)
Abstract
Kesepakatan negara-negara dalam perjanjian internasional baik perjanjian bilateral atau multilateral harus diadopsi menjadi hukum nasional berupa undangundang ratifikasi maka perjanjian tersebut berlaku mengikat bagi semua anggota dan memiliki sanksi. Negara sebagai representasi masyarakat harus menentukan kebijakan yang menguntungkan bagi kepentingan Nasional tanpa harus mengesampingkan hukum internasional itu sendiri, pentingnya hubungan Nasional menjadi standar atas kedaulatan sebuah Negara. Maka Hukum perjanjian internasional harus dipertegas kedudukannya baik dalam hierarki perundangundangan maupun lembaga yang berwenang menguji tingkat konstitusionalitasnya terhadap UUD NRI tahun 1945. Karya tulis ilmiah ini merupakan penelitian hukum yang menggunakan metode penelitian hukum normatif atau penelitian perpustakaan. Adapun pendekatan yang digunakan adalah doktriner Perundang-undangan (Statue Approach), Dengan menggunakan metode pendekatan diatas penulis berharap bahwa penelitian ini akan mengemukakan dan mengembangkan pemikiran para pakar ilmu hukum. Tulisan ini juga mengkaji kewenangan Mahkamah Kostitusi dalam pengujian undang-undang ratifikasi perjanjian internasional terhadap UUD NRI tahun 1945. Kesimpulannya bahwa Mahkamah Kostitusi adalah lembaga yang memiliki kewenangan dalam pengujian undang-undang ratifikasi, ketika kebijakan yang diambil pemerintah dalam perjanjian internasional bertentangan dengan UUD NRI tahun 1945.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM KURNIAWAN |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Hukum Perjanjian Internasional, ratifikasi, kewenangan, Mahkamah Konstitusi |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 15:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8001 |
