TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7237-110331100018-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7237-110331100018-COVER.docx.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7237-110331100018-CHAPTER I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (12kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7237-110331100018-CHAPTER II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (23kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7237-110331100018-CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7237-110331100018-CHAPTER IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (324kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7237-110331100018-CHAPTER V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7237-110331100018-REFERNCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7237-110331100018-APPENDICS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (273kB)
Abstract
Senyawa antioksidan adalah zat yang dapat menangkal radikal bebas pada tubuh manusia yang disebabkan kondisi lingkungan yang kurang sehat. Antioksidan dapat menghambat terjadinya oksidasi lipid yang terjadi dalam tubuh. Antioksidan terdapat pada berbagai macam tumbuhan salah satunya adalah tanaman kelor. Senyawa antioksidan tertinggi pada tanaman kelor terdapat pada daunnya. Suatu cara pengolahan untuk mendapatkan senyawa antioksidan daun kelor adalah dijadikan serbuk, pembuatan serbuk bertujuan untuk mempermudah manusia mendapatkan dan mengonsumsi senyawa tersebut. penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik serbuk ekstrak daun kelor dari segi warna, daya larut, dan seberapa besar dapat mengikat antioksidan daun kelor. Peneltian ini dilakukan di laboratorium teknologi industri pertanian, laboratorium agroekoteknologi, labortorium ilmu kelautan, dan laboratorium tanah fakultas pertanian universitas trunojoyo Madura. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua perlakuan yakni variasi penambahan maltodekstrin (10%, 20%, dan 30%) dan variasi suhu pengeringan (30oC, 40oC, dan 50oC) dengan beberapa parameter yakni pengujian antioksidan, pengujian warna, dan pengujian daya larut. Penelitian ini menghasilkan senayawa antioksidan tertinggi adalah 19,75%, warna termasuk golongan yellow red, dan rata-rata 90% serbuk ekstrak daun kelor dapat larut dalam air.
Kata Kunci: Daun Kelor, Maltodekstrin, Suhu Pengeringan,
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM YUDIK PRATAMA PUTRA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Daun Kelor, Maltodekstrin, Suhu Pengeringan ; moringa leaf, maltodextrin, temperature of drying. |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 15:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/8000 |
