TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24748-180421100088_Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (140kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24748-180421100088_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24748-180421100088_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (900kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24748-180421100088_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (365kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24748-180421100088_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (321kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24748-180421100088_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (456kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24748-180421100088_Abstrac_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24748-180421100088_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24748-180421100088_Lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (715kB)
Abstract
UMKM UMKM produksi batik Tanjung Bumi merupakan usaha mikro kecil menengah yang memproduksi dan memasarkan batik Madura khususnya batik tulis khas corak Kabupaten Bangkalan. Produksi batik UMKM produksi batik Tanjung Bumi berfokus pada batik tulis. Usaha mikro kecil menengah UMKM produksi batik Tanjung Bumi ini berada di Kabupaten Bangkalan. Proses pembuatan batik tulis dilakukan secara manual, sehingga tenaga 2 manusia memiliki peran penting dalam proses produksi batik. Produksi batik tulis terdapat beberapa tahapan yang dilakukan dalam proses pembuatan batik tulis salah satunya yaitu pewarnaan. Tahapan proses pewarnaan dilakukan dengan beberapa tahap mengikuti dengan jumlah warna yang akan diberikan. Aktivitas pewarnaan dilakukan berulang kali, sesuai dengan warna yang akan diberikan. Selama ini proses pewarnaan yang dilakukan UMKM UMKM produksi batik Tanjung Bumi menggunakan bahan pewarna sintetis indigosol dengan bantuan zat asam klorida/HCl untuk meningkatkan kualitas warna. Kemungkinan paparan resiko tertinggi terdapat pada proses pewarnaan kain batik tulis yang menggunakan bahan pewarna indigosol dengan bahan kimia pengunci HCl. Hal ini didapatkan dari keluhan yang dirasakan langsung oleh pekerja. Keluhan yang dirasakan langsung oleh pekerja yaitu sesak nafas, kulit mengelupas dan iritasi. Limbah dari cairan pewarna sintetis juga dapat mencemari lingkungan apa bila proses pengolahan limbahnya tidak benar. Sisa limbah pewarna yang digunakan dalam proses produksi batik tulis ini dibuang begitu saja ke sekolan tanpa adanya pengolahan terlebih dahulu.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FARHAN DARYLAH |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Zat Pewarna Batik Tulis UMKM HCL Indigosol Iritasi |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 15:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7999 |
