TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7214-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7214-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (773kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7214-CHAPTER I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7214-CHAPTER II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (273kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7214-CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (239kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7214-CHAPTER IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7214-CHAPTER V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7214-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (74kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7214-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (924kB)
Abstract
Terasi merupakan bahan makanan yang berasal dari hasil olahan ikan atau udang secara fermentasi. Proses fermentasi produk terasi dilakukan pada suhu ruang selama 30 hari. Di dalam proses fermentasi, udang ditambahkan dengan garam. Produk terasi akan rusak jika disimpan terlalu lama karena kondisinya semi basah dan tidak higienis. Oleh karena itu, informasi kepada konsumen tentang umur simpan terasi sangat diperlukan.Umur simpan adalah waktu yang diperlukan produk pangan dalam kondisi penyimpanan tertentu untuk mencapai tingkatan degradasi mutu tertentu. Penentuan umur simpan dapat dilakukan menggunakan metode ASLT (Accelerated Shelf Life Testing) model Arhenius. Terasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah terasi yang ditambahkan konsentrasi garam 15% dan terasi dipasaran yang memiliki kadar garam 22,62% yang masing-masing dikemas menggunakan kemasan HDPE (Hight Density Polyethylene). Parameter uji yang digunakan adalah aroma, warna, analisa kadar air dan analisa kadar abu. Pengujian dilakukan dengan menggunakan 2 suhu penyimpanan yaitu 30o C dan 40o C. Sedangkan pengamatan dalam penelitian ini dilakukan setiap satu minggu selama satu bulan yaitu pada hari ke 0, 7, 14, 21 dan 28. Berdasarkan hasil penentuan parameter pengujian, parameter yang paling sesuai untuk menduga umur simpan produk terasi adalah parameter analisa kadar abu karena memiliki koefisien korelasi (R2) yang paling besar. Hasil perhitungan umur simpan produk terasi menggunakan parameter analisa kadar abu didapatkan bahwa terasi dengan konsentrasi garam 15% yang disimpan pada suhu 30o C dan 40o C adalah 374,49 hari dan 86,32 hari. Sedangkan terasi dipasaran dengan kadar garam 22,62% yang disimpan pada suhu 30oC dan 40oC adalah 525,10 hari dan 150,70 hari.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ACH SYAUQI RAMDLANI |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Terasi, umur simpan, metode ASLT ; Shrimp paste, shelf life, ASLT method |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 15:14 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7908 |
