TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7190-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7190-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7190-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7190-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (667kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7190-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7190-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7190-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7190-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7190-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
PT.Bina Megah Indowood merupakan salah satu industri manufaktur yang memproduksi beberapa produk yang berhubungan dengan wooden home accesoris salah satunya adalah decking. Peningkatan jumlah produksi menimbulkan beberapa permasalahan yaitu sering terjadinya kerusakan mesin produksi terutama mesin molding yang tercatat dalam tahun 2014 terdapat 108 kali kerusakan. Peningkatan kapasitas produksi dan buruknya manajemen perawatan menjadi faktor utama. Dimana model perawatan mesin yang dilakukan PT.BMI masih bersifat corrective maintenance sehingga perlu adanya perubahan sistem perawatan. Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah overall equipment effectiveness (OEE) untuk mengetahui kinerja mesin dan mengimplementasikan reliability centered maintenance (RCM II) untuk menentukan kegiatan dan interval perawatan yang diharapkan dapat mengurangi biaya perawatan mesin yang selama ini dikeluarkan PT. BMI. Dalam pemilihan komponen kritis dan mengetahui penyebab adanya kegagalan pada mesin dengan menggunakan analisis FMEA. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pada tahun 2014 tingkat efisiensi dari mesin produksi sebesar 68,08%. Nilai tersebut masih belum mencapai batas ideal yaitu 85% sehingga perlu adanya peningkatan efisiensi mesin. Oleh karena itu, dilakukan analisis mengenai keandalan dari mesin produksi dengan bantuan analisis FMEA dan RCM worksheet. Dari hasil penerapan RCM dapat diketahui bahwa pisau molding meupakan komponen kritis maka dilakukan perhitungan ekspektasi biaya perawatan dengan karakteristik nilai Cp sebesar 852.231,25 dan nilai Cf sebesar 990.667,50 maka diperoleh biaya sebesar Rp 316.014,81 dengan waktu perawatan setiap 6 hari.
Kata Kunci : Corrective maintenance, OEE, RCM II, FMEA, biaya ekspektasi
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DIDIT PUGUH SURYANTO |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Keyword;Corrective maintenance, OEE, RCM II, FMEA, biaya ekspektasi |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 15:01 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7809 |
