TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33873-200541100066_ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (50kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33873-200541100066_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33873-200541100066_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33873-200541100066_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (138kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33873-200541100066_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33873-200541100066_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (250kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33873-200541100066_CHAPTER 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (67kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33873-200541100066_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (51kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33873-200541100066_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33873-200541100066_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
ABSTRAKrnWahyu Wiyanda. 200541100066. Kepatuhan Masyarakat Terhadap Tradisi Adus Kali (Mandi di Sungai) Sebelum Acara Pernikahan Di Lingkungan Singolangu Kelurahan Sarangan Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan Jawa Timur. Program studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya. Universitas Trunojoyo Madura. 2024.rnTradisi Adus Kali (mandi di sungai) merupakan salah satu budaya lokal yang masih dilestarikan oleh masyarakat di Jawa Timur. Tradisi ini biasanya dilakukan oleh calon pengantin sebelum acara pernikahan sebagai bentuk ritual pembersihan diri dan memohon kelancaran dalam pernikahan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk kepatuhan masyarakat terhadap tradisi adus kali mandi di sungai sebelum acara pernikahan di lingkungan singolangu kelurahan sarangan kecamatan Plaosan kabupaten Magetan Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur dianalisis menggunakan tiga tahapan yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling keempat partisipan dipilih sesuai kriteria responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Adus Kali (mandi di sungai) masih sangat dihormati dan dipraktikkan oleh masyarakat setempat, dengan alasan yang beragam mulai dari keyakinan hingga pelestarian budaya. Studi ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana tradisi ini berperan dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat di wilayah tersebut. Proses kepatuhan masyarakat ini melibatkan langkah-langkah dari kepercayaan, menerima, dan melakukan. Dari penelitian ini, ditemukan bahwa partisipan SW menunjukkan kepatuhan berdasarkan pengalaman mendalam dan keyakinan terhadap makna serta dampak positif tradisi tersebut. ST dipengaruhi oleh latar belakang keluarga yang kuat dengan budaya Jawa, sehingga menghargai dan menjalankan adat secara konsisten. IS menunjukkan kepatuhan melalui pemahaman mendalam dan rasa hormat terhadap tradisi yang diwariskan dari nenek moyangnya. Terakhir, LD meskipun bukan warga asli, tetap menghormati dan melaksanakan tradisi ini karena keunikannya, menunjukkan penerimaan dan penghormatan terhadap tradisi masyarakat setempat.rnrnKata kunci: Kepatuhan, Tradisi Adus Kali, Pernikahan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WAHYU WIYANDA |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | kepatuhan, tradisi adus kali, pernikahan |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 14:50 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:52 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7737 |
