TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7153-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7153-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (21kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7153-BAB I. PENDAHULUAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7153-BAB II. TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (274kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7153-BAB III. METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (109kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7153-BAB IV. HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (199kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7153-BAB V. PENUTUP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7153-DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (131kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7153-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (850kB)
Abstract
ABSTRAK
Pegagan (Centella asiatica L.) merupakan salah satu tanaman berkhasiat obat yang memiliki manfaat dalam penyembuhan penyakit diantaranya efek anti neoplastik, efek pelindung tukak lambung, menurunkan tekanan dinding pembuluh, mempercepat penyembuhan luka, analgastik, anti imflasi, hepatroprotektor, peningkatan kecerdasan, antisporasis, anti agregasi, platelet, anti trombosis, sehingga permintaan untuk simplisia obat meningkat. Konsekuensinya penyediaan simplisia obat harus ditingkatkan, padahal budidaya terhadap tanaman ini belum lazim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan tanaman akibat pemberian pupuk kotoran sapi dan kandungan asiatikosida pada tanaman pegagan di bawah kondisi yang ternaungi. Penelitian dilaksanakan di Desa Gili Timur Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan, mulai Januari - April 2015. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) 3 ulangan. Petak utama yaitu naungan terdiri atas 2 level tanpa naungan dan dengan naungan paranet taraf 40%. Anak petak yaitu dosis pupuk kotoran sapi terdiri atas tanpa pupuk, 10 ton/Ha, 30 ton/Ha, 40 ton/Ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara dua perlakuan tidak berbeda terhadap semua variabel pengamatan. Perlakuan naungan dibandingkan tanpa naungan berbeda nyata untuk variabel panjang tangkai daun, luas daun, dan kandungan asiatikosida pada saat panen. Perlakuan dosis pupuk 10 ton/Ha cenderung lebih tinggi pada variabel jumlah stolon, jumlah daun, bobot basah dan bobot kering tanaman dibanding perlakuan dosis pupuk lainnya, kecuali luas daun terluas dicapai pada 30 ton/Ha, sedangkan panjang tangkai daun dan kandungan asiatikosida tertinggi di capai pada 40 ton/Ha.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM EKA SEFTIYANA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Kata kunci: Pegagan (Centella asiatica L.), naungan, pupuk kotoran sapi, asiatikosida |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 14:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7663 |
