TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24655-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24655-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24655-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (683kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24655-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24655-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (790kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24655-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24655-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24655-REFERENCESS.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (407kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24655-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (751kB)
Abstract
Mesin dan peralatan industri merupakan suatu alat untuk membantu menjalankan suatu proses. Penggunaan mesin dan peralatan industri dapat menghemat waktu, tenaga, biaya saat proses berlangsung. Mesin yang terus menerus digunakan akan mengalami penurunan kinerja dan hal ini berdampak juga dengan penurunan produksi. Hal ini mengharuskan mesin dan peralatan dilakukan pemeliharaan supaya kinerja mesin tidak menurun. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat mengetahui efektivitas mesin crep mangel selama produksi dengan metode OEE, dapat mengetahui macam macam losses dan pengaruhnya terhadap keefektifan mesin crep mangel dan memberikan rekomedasi kepada perusahaan agar dapat meningkatkan efektivitas menggunakan metode pareto dan fishbone. Maintenance atau pemeliharaan adalah sejumlah kegiatan yang dilaksanakan untuk menjamin kelangsungan fungsional suatu mesin atau sistem produksi supaya dapat beroperasi secara maksimal. Total Productive Maintenance (TPM) merupakan sebuah metode yang bertujuan untuk memaksimalkan efektivitas dari suatu fasilitas yang digunakan dalam bisnis. Overall Equipment Effectiveness (OEE) merupakan metode yang dapat digunakan untuk mengukur efektivitas mesin yang didasarkan pada pengukuran tiga rasio utama, yaitu : Availability, Performance Rate, dan Rate Of Quality. TPM digunakan untuk menghitung efektivitas sebuah maintenance, untuk mengukurnya menggunkan metode OEE, jika nilai OEE dibawah 85% maka akan muncul sebuah kerugian yaitu Six Big Losses. Nilai OEE dari mesin crep mangel adalah 35,27% dan 34,41% dan telah diketahui bahwa six big losses tertinggi adalah defect losses yaitu sampai 69,66% dan 76,6% yang menyebabkan nilai quality rate rendah dan berimbas ke nilai OEE.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FAJAR ALAMSAH MAULANA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Mesin Crep mangel., TPM., OEE., Six Big Losses |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 14:35 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7624 |
