TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7140-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (15kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7140-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (821kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7140-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (33kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7140-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (11MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7140-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7140-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (108kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7140-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7140-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-7140-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (14kB)
Abstract
Proses pemesinan kini telah banyak berganti dari mesin manual ke mesin otomatis, tidak terkecuali mesin milling yang secara manual kini mulai diganti dengan mesin CNC (Computer Numerical Control) milling, dengan berkembangnya proses pemesinan yang sangat cepat, orientasi para pelaku industri yang pada awalnya bertujuan untuk mendapatkan untung sebesar-besarnya tanpa memperhatikan dampak lingkungan, kini sudah mulai memperhatikan dampak lingkungannya yaitu konsumsi energi yang dibutuhkan. Selain memperhatikan dampak lingkungan, yang tak kalah penting adalah kualitas dari produk itu sendiri, kualitas sebuah produk sendiri bisa dilihat dari kekasaran permukaan yang dihasilkan. Pada penelitian ini parameter yang digunakan adalah Cutting Speed dengan level (40 m/min, 45 m/min, dan 50 m/min), Feeding dengan level (0,010 m/rev, 0.012 m/rev, dan 0.014 m/rev), dan Depth of Cut dengan level (0.5 mm, 0.75 mm, dan 1 mm). Dengan parameter yang telah ditentukan, digunakan untuk melakukan eksperimen proses pemesinan pada Baja ST-41 menggunakan mesin CNC milling yang bertujuan mendapatkan kombinasi parameter yang paling optimal untuk menghasilkan konsumsi energi paling minimum dan juga kekasaran permukaan paling minimum menggunakan Design of Experiment (DOE) metode Taguchi dan Principal Component Analysis (PCA). Dari hasil analisa didapatkan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap multi respon adalah faktor Cutting Speed dengan nilai Pvalue 0.046 < 0.05, dan faktor Feeding dengan nilai Pvalue sebesar 0.046 < 0.05. Hasil yang didapatkan untuk kombinasi parameter yang paling optimal adalah faktor Cutting Speed pada level 1 (40 m/min), faktor Feeding pada level 2 (0.012 mm/rev) dan faktor Depth of Cut pada level 3 (1 mm).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM CHAIRUL ANAM |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | CNC Milling; Konsumsi Energi; Kekasaran Permukaan; Metode Taguchi; dan Principal Component Analysis |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 14:33 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7611 |
