TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15488-150111100155_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (49kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15488-150111100155_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (463kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15488-150111100155_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (57kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15488-150111100155_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (82kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15488-150111100155_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15488-150111100155_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (29kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15488-150111100155_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (25kB)
Abstract
Lembaga Pemasyarakatan merupakan lembaga pembinaan bagi narapidana salah satunya adalah Narapidana kasus korupsi sekaligus menjadi lembaga yang menindaklanjuti para tahanannya dengan membekali keterampilan kerja maupun bermasyarakat untuk bekal hidupnya kelak setelah menyelesaikan masa tahanannya. Pembinaan yang dilakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan harus mengutamakan unsur memperbaiki perilaku atau pemikiran warga binaan supaya sadar dan faham untuk tidak melakukan suatu perbuatan yang dilarang oleh perundang-undangan yang berlaku. Rumusan masalah penelitian ini adalah Langkah-langkah apakah yang dilakukan oleh Pemasyarakatan untuk menjaga tujuan pemasyarakatan terhadap narapidana kasus korupsi berjalan dengan baik dan sesuai?
Penelitian ini menggunakan penelitian normatif. Bahan penelitian ini bersumber dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier, dengan menggunakan metode pendekatan Perundang-undangan (statute approach). Analisis dalam penelitian ini adalah Content analysis.
Dalam pembinan Narapidana kasus korupsi di Lembaga Pemasyarakatan masih belum bisa berjalan dengan baik dan sesuai karena memang ada beberapa kendala pada saat pembinaan dilakukan. Salah satu kendalanya adalah pembinaan yang dilakukan di Lembaga Pemasyarakatan lebih condong padan pembinaan intelektual dan pembinaan keterampilan kerja. Hal tersebut memang tidak terlalu mejadi masalah jika diterapkan pada Narapidana lain, akan tetapi jika diterapkan pada Narapidana kasus korupsi menjadi kendala, karena rata-rata Narapidana kasus Korupsi memiliki intelektual yang bagus karena memang memiliki pendidikan yang tinggi, serta sebagian besar dari mereka memang sudah memiliki keahlian kerja karena memang latar belakang mereka sebelumnya adalah birokrat ataupun pengusaha.
Kata kunci : Pemasyaraka tan, korupsi, pembinaan dan langkah
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DICKY AHMAD DURROHMAN |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pemasyarakatan korupsi, pembinaan,langkah / Correctional, corruption, fostering and steps |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 14:28 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7573 |
