KEKABURAN PASAL PENGHINAAN (BODY SHAMING) TERHADAP PELAKU PERUNDUNGAN SIBER DI MEDIA SOSIAL BERLANDASKAN UU-ITE

MUHAMMAD HOLILUR ROHMAN (2024) KEKABURAN PASAL PENGHINAAN (BODY SHAMING) TERHADAP PELAKU PERUNDUNGAN SIBER DI MEDIA SOSIAL BERLANDASKAN UU-ITE. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33814-170111100068-Artikel Jurnal IH.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33814-170111100068-Artikel Jurnal IH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33814-170111100068-Surat Keterangan Publikasi IH.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir -33814-170111100068-Surat Keterangan Publikasi IH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (134kB)

Abstract

Penghinaan terhadap bentuk tubuh manusia atau akrab disapa dengan body shaming merupakan sebuah tindakan seseorang untuk mencela atas suatu bentuk tubuh individu lain yang berasal dari ketidaksempurnaan bentuk tubuh yang pada umumnya berasal dari; bentuk tubuh tidak ideal,fisik yang tidak sempurna,ataupun terdapat kecacatan fisik. Tindakan menghina bentuk tubuh manusia atau body shaming dapat dilakukan secara verbal dengan melakukan penghinaan langsung yang bertujuan menghina individu tersebut atau seseorang individu dapat mencela melalui lisan dan tidak langsung, dalam hal ini penggunaan media sosial seperti; Tiktok, Instagram, Facebook, Twitter. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan penelitian normatif. Hasil pembahasan yang diperoleh adalah seccara yuridis terhadap tindak pidana penghinaan (body shaming) di kalangan media sosial dapat dikenakan ketentuan UU tentang ITE, apabila penghinaan atau body shaming yang disampaikan di media sosial dan yang dilontarkan berupa hinaan, ejekan, wajah, warna kulit, serta postur tubuh seseorang. Maka hal tersebut termasuk dalam kategori ketentuan pasal 27 ayat (3) juncto pasal 45 ayat (3) UU No.19 tahun 2016 tentang ITE. Adapun perlindungan hukum yang diberikan terhadap korban dalam Tindak Pidana Penghinaan (body shaming) melalui Media Sosial adalah melalui LPSK, dalam ketentuan pasal 28 ayat (1) UU No.31 tahun 2014 tentang Perlindungan saksi dan korban.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MUHAMMAD HOLILUR ROHMAN
Department Ilmu Hukum
Uncontrolled Keywords Body Humiliation, Body Shaming, Social Media, Bullying
Divisions Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 14:24
Last Modified 24 Oct 2026 16:51
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7549

Actions (login required)

View Item
View Item