TRUNOJOYO-KP-33763-210341100041-Laporan PKL IKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Wilayah perairan Indonesia memiliki keanekaragaman jenis ikan hias yang melimpah
dan unik, mencakup 240 jenis ikan hias laut dan 226 jenis ikan hias air tawar. Menurut
Froese and Pauly (2022), lebih dari 3600 spesies ikan hias air laut dapat ditemukan di
Indonesia, di mana lebih dari 70% spesies hidup berdekatan dengan terumbu karang.
Indonesia juga tercatat mampu mensuplai lebih dari 1154 spesies ikan hias, yang sebagian
besar berasal dari ikan hias air tawar. Data Trade Statistics for International Business
Development menunjukkan bahwa Indonesia menduduki peringkat ke-10 sebagai negara
eksportir ikan hias dunia pada tahun 2022, dengan persentase eksport sebesar 2,5% dari
total ekspor global. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan jenis ikan
hias yang sangat beragam dan berpotensi untuk mengembangkan produksi ikan hias
sebagai salah satu komoditas ekspor utama (Fenjalang et al., 2024)
Tingginya minat terhadap ikan hias telah mendorong budidaya sebagai kegiatan
ekonomi non konsumsi. Produksi ikan hias fokus untuk memenuhi pasar dan melindungi
jenis ikan endemik dengan nilai jual tinggi. Produksi ikan hias di Indonesia tahun 2021
mencapai 1.606 ton, termasuk 820,07 ton dari budidaya di air tawar maupun laut. Provinsi
Maluku menghasilkan 207,37 ton ikan hias pada tahun yang sama. Meskipun demikian,
perdagangan ikan hias Indonesia didominasi ikan air tawar (80%), sementara ikan air laut
memiliki potensi besar dengan luas terumbu karang yang ada salah satu contohnya terdapat
di Pulau Bali (Kementrian Kelautan dan Perikanan, 2021)
Desa Les, Kecamatan Tejakula terletak di sisi timur laut Kabupaten Buleleng, Bali.
Desa ini terkenal sebagai salah satu pemasok ikan hias karena didukung oleh keberadaan
terumbu karangnya. Kelompok nelayan ikan hias di desa ini sudah secara aktif melakukan
kegiatan perikanan berkelanjutan selama belasan tahun. Selain itu, komunitas nelayan ini
juga turut membantu dalam kegiatan budidaya ikan hias di LINI Aquaculture and Training
Centre, sebuah tempat pembelajaran yang dikelola oleh Yayasan Alam Indonesia Lestari
(LINI).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM VITA ADITYA |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Budidaya Ikan ; Pembibitan Karang Akuarium ; Pemilihan Jenis Pakan ; Kualitas Air |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 14:02 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7386 |
