TRUNOJOYO-KP-24589-190341100076-Abdi Dwi Karisma_190341100076_Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7MB)
Abstract
Hutan mangrove dengan kepadatan yang tinggi dapat berfungsi sebagai
alat pelindung penting bagi wilayah pantai yaitu sebagai peredam gelombang,
angin, dan badai. Jalur vegetasi mangrove disepanjang pantai merupakan
bentuk pertahanan yang sifatnya mengurangi kekuatan atau energigelombang
(termasuk tsunami) yang melanda ke atasdataran pantai. Mangrove memiliki
berbagai manfaat, sehingga kita harus lebih tau mengenai kondisi dari hutan
mangrove yang terdapat di suatu pesisir. Kerapatan mangrove pada suatau
kawasan menjadi salah satu data dalam mengetahui kondisi hutan mangrove
pada suatu kawasan pesisir (shami, 2020).
Provinsi Bali merupakan salah satu provinsi yang memiliki
perkembangan aktivitas manusia yang cukup signifikan. Provinsi Bali bersama
dengan Kepulauan Nusa Tenggara memiliki persentase luasan dan kerapatan
hutan yang terdeforestasi paling besar nomor dua setelah Pulau Jawa dengan
angka 45.92%. Hutan mangrove di Provinsi Bali tersebar di tiga lokasi terluas
yaitu Taman Hutan Raya (TAHURA) Ngurah Rai (1373,5 Ha), Nusa
Lembongan (202 Ha), dan Taman Nasional Bali Barat (602 Ha). Apabila tidak
diimbangi dengan kebijakan pengelolaan yang tepat, fenomena degradasi
luasan dan kerapatan mangrove akan terus terjadi. Sehingga perlu dilakukan
kajian mengenai kondisi kerapatan mangrove, salah satunya kawasan hutan
mangrove di Bali Pratama, et al. 2019).
Kegiatan PKL (Praktik Kerja Lapang) yang dilaksanakan di pesisir pulau
bali bertujuan umtuk menunjang kemampuan mahasiswa dalam memahami
kondisi yang mempengaruhi luasan mamngrove. Kawasan mangrove yang
terdapat di Pejarakan, Buleleng, Bali memiliki suatu kelebihan dimana terdapat
lebaga yang menjaga kelestariaannya seperti Pokmaswas Satgas Lingkungan
Pejarakan, Buleleng. Kondisi lingkungan yang terjaga dan penangan
konservasi yang berkelanjutan membuat lokasi tersebut sesui dengan kegiatan
yang akan menunjang kemampuan mahasiswa dalam bidang konservasi
mangrove. Mahasiswa yang akan menjadi generasi penerus selanjutnya harus
mau belajar dan mampu menjaga kelestarian alam di Indonesia salah satunya
ekosistem mangrove yang menjadi salah satu penyokong kehidupan diwilayah
pesisir.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Abdi Dwi Karisma |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | MANGROVE; DESA PEJARAKAN, BULELENG, BALI |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 14:01 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7380 |
