TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33749-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33749-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33749-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33749-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (221kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33749-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (710kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33749-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33749-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (135kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33749-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (198kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33749-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33749-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (150kB)
Abstract
Ario Sulistiyo, 20052110096, Program Studi Sosiologi. Ketidakadilan Gender Pada Stigma Keperawanan Dalam Masyarakat Desa (Studi Masyarakat Desa Sumengko Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik).rn Tujuan dari dilaksanakannya penelitian ini untuk mengetahui tentang adanya ketidakadilan gender dalam stigma keperawanan dalam masyarakat desa dan bertujuan untuk mengetahui bentuk dari adanya ketidakadilan gender pada stigma keperawanan yang diberikan dari masyarakat desa kepada seorang perempuan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pemilihan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data fenomenologis. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teori yang digunakan untuk menganalisis yaitu Teori Ketidakadilan Gender berangkat dari Konsep Gender yang digunakan oleh Aan Oakley. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya stigma ketidakadilan gender mengenai simbol keperawanan seorang perempuan dalam masyarakat yang diberikan kepada orang perempuan disebabkan oleh faktor lingkungan, yang menganggap bahwa dalam simbol keperawanan merupakan sebuah kesucian bagi seorang perempuan, simbol keperawanan merupakan harkat dan martabat bagi seorang perempuan, dan seorang perempuan dianggap mampu untuk membawa nama baik dari lingkungan tersebut. Dan faktor orang tua yang memiliki sudut pandang bahwa dalam harga diri dan kehormatan dari keluarga berpegang teguh terhadap simbol keperawanan seorang perempuan. Adanya stigma yang tercipta dalam masyarakat Desa Sumengko membuat timbulnya bentuk ketidakadilan, masyarakat menganggap bahwa seorang perempuan itu materialistis dan seorang perempuan itu dianggap memiliki mental yang lemah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ARIO SULISTIYO |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Keperawanan Perempuan;Ketidakadilan Gender;Masyarakat |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:55 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7341 |
