TEKNIK PEMBIBITAN TANAMAN MELON (Cucumis melo. L) HIBRIDA VARIETAS ME 1027 di PT.BISI INTERNATIONAL Tbk. KEDIRI JAWA TIMUR

FIKRI DHIYA ULHAQ (2019) TEKNIK PEMBIBITAN TANAMAN MELON (Cucumis melo. L) HIBRIDA VARIETAS ME 1027 di PT.BISI INTERNATIONAL Tbk. KEDIRI JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-24567-160311100056-160311100056_PKL_Fikri Dhiya Ulhaq.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-24567-160311100056-160311100056_PKL_Fikri Dhiya Ulhaq.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Praktek Kerja Lapang (PKL) merupakan kegiatan pembelajaran yang
dilakukan di instansi, lembaga atau perusahaan baik swasta maupun negeri dalam
jangka waktu tertentu yang telah ditentukan. Pelaksanaan Praktek Kerja Lapang
merupakan wujud aplikasi dari sikap, kemampuan dan keterampilan yang
diperoleh mahasiswa dibangku kuliah. Oleh karena itu, teori-teori yang dipelajari
dari berbagai mata kuliah dapat langsung dipraktekkan di instansi, lembaga atau
perusahaan baik swasta maupun negeri. Adanya kegiatan Praktek Kerja Lapang
diharapkan dapat meningkatkan pemahaman terkait dengan teori dan pengetahuan
yang ada dilapang. Sehingga mahasiswa dapat mempersiapkan diri untuk dapat
menghadapi dunia kerja.
PT. Bisi International Tbk. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang
bergerak dalam bidang pembenihan diantaranya meliputi komoditas jagung
hibrida, jagung manis, jagung ketan, padi hibrida, mentimun hibrida, pare, melon,
semangka dan masih banyak lagi produk hortikultura lainnya. Selain memiliki
produktivitas yang tinggi, beberapa jenis benih hortikultura yang belum lama
dilepas ke pasar juga memiliki kelebihan lain, yaitu ketahanan yang cukup baik
terhadap serangan virus. Upaya perusahaan untuk menjamin ketersediaan benih
secara berkesinambungan dan berkelanjutan yaitu dengan cara memproduksi
benih yang akan dikomersilkan dengan cara bermitra dengan petani.
Melon (Cucumis melo L.) merupakan tanaman buah yang termasuk dalam
family Cucurbitaceae, banyak yang menyebut bahwa tanaman melon berasal dari
lembah panas daerah Mediterania, perbatasan antara Asia Barat dengan Eropa dan
Afrika. Tanah yang baik untuk budidaya tanaman melon ialah tanah liat berpasir
yang banyak mengandung bahan organik untuk memudahkan akar tanaman melon
berkembang. Tanaman melon tidak menyukai tanah yang terlalu basah. Buah
melon dimanfaatkan sebagai buah yang segar dan bahan makanan yang memiliki
kandungan vitamin C cukup tinggi. Tanaman melon akhirnya tersebar luas ke
Timur Tengah dan Eropa. Waktu abad ke-14, melon dibawa ke Amerika oleh
Columbus dan akhirnya ditanam di Colardo, California, dan Texas, akhirnya melon tersebar luas ke penjuru dunia terutama didaerah tropis dan subtropics
termasuk Indonesia.
Benih ialah biji tanaman yang dipergunakan untuk keperluan
pengembangan usaha tani, memiliki fungsi agronomis atau merupakan komponen
agronomi. Biji merupakan salah satu bagian tanaman yang berfungsi sebagai unit
penyebaran (dispersal unit) perbanyakan tanaman secara alamiah. Sedangkan bibit
ialah menabur atau menyebartumbuhkan atau menanam biji pada suatu tempat
khusus yang memenuhi persyaratan-persyaratan untuk tumbuhnya biji atau benih
hingga diperoleh perkecambahan atau pertunasan yang cepat dan baik tumbuhnya.
Viabilitas benih merupakan refleksi dari mutu benih, yang dapat
didefinisikan sebagai daya hidup benih yang ditunjukkan oleh fenomena
pertumbuhan benih atau gejala metabolismenya dan dapat pula ditunjukkan oleh
keadaan organel sitoplasma atau kromosom. Viabilitas adalah kemampuan yang
dimiliki oleh benih untuk berkecambah. Sedangkan perkecambahan adalah
keberhasilan proses di dalam benih untuk menghasilkan semai yang baik di
persemaian.
Keberhasilan penanaman terutama dalam skala yang besar sangat
dipengaruhi oleh interaksi antara factor-faktor biotik, klimatik, edafik, teknik
maupun manajemen. Secara tidak langsung factor teknik seringkali dinyatakan
sebagai penyebab utama kegagalan, misalnya karena rendahnya mutu benih.
Untuk membedakan suatu benih bermutu atau tidak, secara visual sangat sulit.
Apabila benih ditanam tanpa melalui proses pengujian mutu, maka perbedaan
baru akan terlihat setelah benih tumbuh dilapangan atau setelah tanaman
berproduksi, sehingga konsumen benih akan dirugikan karena kehilangan waktu,
biaya dan kemungkinan harus melakukan penanaman ulang.
Pengujian kualitas benih ini sangat penting karena terujinya kualitas benih
dapat memberikan jaminan kepada petani dan masyarakat untuk mendapatkan
benih dengan kualitas yang baik sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI)
dan tentunya dapat menghindari petani dari berbagai kerugian yang ditimbulkan.
Benih tanaman sangat berperan dalam pengembangan bidang pertanian. Benih
adalah factor penentu keberhasilan budidaya tanaman. Benih dengan kualitas baik
dan seragam akan menghasilkan produk dengan kualitas tinggi.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
FIKRI DHIYA ULHAQ
Department Agroekoteknologi
Uncontrolled Keywords MELON VARIETAS ME 1027; PT.BISI INTERNATIONAL Tbk. KEDIRI JAWA TIMUR
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 13:51
Last Modified 24 Oct 2026 16:51
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7311

Actions (login required)

View Item
View Item