TRUNOJOYO-KP-24530-190341100050-Lilies Handayani_190341100050_Ilmu Kelautan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9MB)
Abstract
Ikan kerapu cantang merupakan hasil hibridisasi atau persilangan antara
ikan kerapu kertang (Epinephelus lanceolatus) dan ikan kerapu macan
(Epinephelus fuscoguttatus) yang sudah mulai dikembangkan dan dibudidayakan
(KKP, 2018; Putra et al., 2020). Ikan kerapu di Indonesia memiliki nilai ekonomis
dan kandungan gizi serta permintaan pasar lokal maupun pasar internasional yang
cukup tinggi (Chaniago, 2020). Ikan kerapu cantang menjadi komoditi ekspor
unggulan Indonesia beberapa tahun terakhir. Ikan kerapu cantang merupakan
salah satu spesies ikan yang menjadi komoditas penting ekspor Indonesia seperti
Hongkong, Cina, Singapura, Taiwan, dan Jepang (Dedi et al., 2018). Berdasarkan
kondisi tersebut, budidaya ikan kerapu cantang berpotensi dikembangkan secara
luas.
Ikan kerapu cantang dari pembenihan di hatchery umumnya diproduksi
hingga ukuran 2-3 cm, selanjutnya di pendederan hingga ukuran 5-10 cm,
kemudian pembesaran di KJA dan tambak pada ukuran lebih dari 10 cm.
Pertumbuhan yang lambat merupakan salah satu permasalahan dalam budidaya
ikan kerapu cantang dengan masa pemeliharaan sekitar 9-12 bulan (Setiawati
2020). Ikan kerapu cantang memiliki tingkat pertumbuhan lebih cepat dan tahan
terhadap penyakit dibandingkan ikan kerapu lainnya (Folnuari et.al, 2017).
Ikan kerapu cantang tumbuh dengan cepat saat pembenihan dengan ukuran
1 hingga 3 inchi. Laju pertumbuhan ikan kerapu cantang dari segi panjang dan
bobot paling tinggi dibandingkan ikan kerapu hibrid lainnya (BPBAP Situbondo,
2017). Berdasarkan Jiet dan Nadirah (2018), menyatakan bahwa pertumbuhan
ikan kerapu cantang selama masa pemeliharann yaitu sebesar 2,29 gram/hari
dengan didukung kualitas air dan pengelolaan pakan yang baik.
Tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate) ikan kerapu cantang merupakan
tingkat presentasi ikan yang mampu bertahan hidup dari total keseluruhan ikan
yang dipelihara. Tingkat kelangsungan hidup yang rendah merupakan salah satu
faktor yang menjadi kendala dalam kegiatan budidaya ikan kerapu cantang.
Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kelangsungan hidup yang
tinggi diantaranya padat penebaran, kondisi lingkungan, nutrisi, dan kualitas air
(Panggabean et.al 2015; Putra et.al 2020).
Kualitas air pada budidaya perlu dimonitoring untuk menjaga
keberlangsungan hidup ikan kerapu cantang. Pengukuran kualitas air harus disesuaikan dengan Standar Nasional (SNI 8036.2 Tahun 2014) sebagai prasyarat
kualitas air pada pemeliharaan ikan kerapu cantang. Suhu yang sesuai untuk
produksi ikan kerapu cantang berkisar antara 28°C-32°C. Ikan kerapu cantang
tumbuh optimal pada kadar salinitas antara 24 g/l-33 g/l. Kadar oksigen terlarut
yang sesuai minimal 4 mg/l. Kadar alkalinitas ikan kerapu cantang yang sesuai
berkisar antara 80 mg/-120 mg/l. Nilai pH yang sesuai pemeliharaan ikan kerapu
cantang berkisar antara 7,5-8,5. Sedangkan kandungan nitrit maksimal 1 mg/l.
Menurut Dedi et al., (2018), budidaya ikan kerapu cantang berpotensi
menghadapi beberapa permasalahan seperti laju pertumbuhan dan kualitas
perairan. Kualitas air yang tidak sesuai dapat berpengaruh pada laju pertumbuhan
ikan kerapu cantang. Faktor lain yang dapat mempengaruhi kecepatan
pertumbuhan ikan kerapu cantang diantaranya pemberian pakan dan perubahan
lingkungan. Pemberian jenis pakan, jumlah dan mutu pakan yang digunakan dapat
mempengaruhi laju pertumbuhan ikan kerapu cantang.
Berdasarkan hal tersebut yang melatarbelakangi dari laporan Praktik Kerja
Lapang yang berjudul “Monitoring Pertumbuhan Benih Ikan Kerapu Cantang
(Epinephelus Fuscoguttatus >< E. Lanceolatus) Di Unit Pendederan BPBAP
Situbondo” ini. Selain itu, kegiatan PKL dilakukan agar dapat menambah
pengetahuan serta praktik dalam usaha pembenihan ikan kerapu cantang.
Monitoring pertumbuhan benih ikan kerapu cantang diharapkan dapat digunakan
sebagai acuan pemeliharaan untuk meningkatkan produksi ikan kerapu cantang
yang lebih optimal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM LILIES HANDAYANI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | ;IKAN KERAPU; UNIT PENDEDERAN BPBAP SITUBONDO |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7233 |
