TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24520-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (171kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24520-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24520-CHAPTER1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (456kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24520-CHAPTER2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (484kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24520-CHAPTER3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24520-CHAPTER4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (504kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24520-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (174kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24520-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (409kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24520-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (721kB)
Abstract
Dalam menyalurkan pembiayaan pihak Bank tidak bisa terlepas dari resiko yang sewaktu-waktu akan muncul, bisa disebabkan oleh internal pihak Bank, oleh nasabah atau encana alam. Adanya COVID-19 ini sangat berpengaruh pada kelancaran nasabah dalam membayar angsuran terutama pada pembiayaan mikro. Karena penyaluran pembiayaan mikro di khususkan kepada nasabah yang memiliki usaha. Adanya pandemi yang membatasi aktivitas masyarakat pastinya memiliki pengaruh terhadap kelancaran usaha yang dilakukan oleh perorangan ataupun kelompok. pada tahun 2019 pembiaayan mikro yang disalurkan di BSI KCP Bangkalan Trunojoyo Rp. 57. 566.405.995 nasabah yang bermasalah ada 35 orang dengan jumlah tunggakan Rp. 1. 390.691.323 dan NPF sebesar 2, 41%. Sedangkan pada tahun 2020 pembiayaan yang disalurkan Rp. 42. 003.696.222, nasabah yang bermasalah ada 60 orang dengan total tunggakan 1. 986.704.821 dan NPF sebesar 4, 72%. Dapat dilihat dengan jelas adanya COVID-19 membuat angka NPF naik secara signifikan dari 2,41% 4,72%. Hal ini menjadi salah satu masalah yang ada di BSI KCP Bangkalan Trunojoyo di masa pandemi Covid-19.rnMetode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini diperoleh dengan data primer yang didapat secara langsung melalui wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dokumentasi, penelitian terdahulu dan mediaa lainnya. Data yang diperoleh akan diseleksi, di deksripsikan, disajikan dan ditarik kesimpulan.rnHasil penelitian ini menunjukan bahwa Bank Syariah Indonesia KCP Bangkalan Trunojoyo dalam mencegah terjadinya pembiayaan bermasalah melakukan beberapa tindakan yaitu: melakukan pengecekan data nasabah menggunakan SLIK, melakukan survei dan melakukan pengawasan setelah dana dicairkan. Sedangkan dalam menyelesaikan adanya pembiayaan bermasalah pihak perusahaan melakukan beberapa tindakan, yaitu: musyawarah dengan nasabah, pemberian surat peringatan secara tertulis, melakukan restrukturisasi, dan pelelangan. Namun ada perbedaan penyelesaian yang dilakukan di masa pandemi, tepatnya pada poin restrukturisasi. Restrukturisasi sebelum pandemi di sebut dengan restrak biasa dengan 25% penurunan dari jumlah angsuran perbulannya, sedangkan dimasa pandemi restrukturisasi disebut restrak covid dengan penurunan semampunya dari jumlah angsuran perbulannya.rnKata Kunci : Pembiayaan, Pembiayaan Mikro, Pembiaayan Bermasalah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ZAINAL ABIDIN |
| Department | Ekonomi Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Pembiayaan Pembiayaan Mikro Pembiaayan Bermasalah. |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:38 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7203 |
