TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33701-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (497kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33701-References. .pdf
Restricted to Repository staff only
Download (437kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33701-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (189kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33701-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (796kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33701-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (391kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33701-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (405kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33701-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33701-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (452kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33701-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (316kB)
Abstract
Hiu paus termasuk spesies ikan yang terbesar dan diduga dapat mencapai panjang 18–20 m. Beberapa ahli berpendapat bahwa hiu paus berumur panjang, yaitu sekitar 60–100 tahun. Hiu paus akan bermigrasi jauh, serta hiu paus akan lebih banyak menghabiskan waktunya di kolom air dekat permukaan. Pada bulan yang sama pada hari Senin, 17 Juli 2023 terdampar 2 ekor Hiu Paus (Rhincodon typus) di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Bangkalan, Madura. Berdasarkan pemeriksaan, ditemukan banyak sampah plastik dalam lambung hiu paus itu. Hal tersebut diungkapkan oleh tim dokter dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Salah satu permasalahan akibat mikroplastik di laut adalah tertelannya mikroplastik oleh organisme-organime laut. Potongan plastik kecil yang mengambang di atas permukaan laut dengan kisaran ukuran milimeter yaitu kurang dari 5 mm Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif, data dikumpulkan melalui analisis visual untuk identifikasi jenis hiu, serta observasi lapangan. Pengambilan data yaitu dilakukan dengan cara pengamatan fisik pada hiu yang terdampar untuk dilakukan identifikasi. Penanganan langsung pada lokasi hiu terdampar serta melakukan uji kualitas air pada area hiu terdampar di perairan suramadu. Pengambilan sampel penelitian ini berada di perairan suramadu pada titik tiang pancang P.98. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Jenis mikroplastik yang ditemukan pada penelitian ini adalah 3 jenis yaitu, fiber, film dan fragmen. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat deketahui kelimpahan rata” organ Hiu paus (Rhincodon typus) adalah organ lemak area genital 5,94 partikel/g, organ hati 15,1 partikel/g organ saluran cerna 9,6 partikel/g, organ kelamin 5,8 partikel/g yang didominasi jenis mikroplastik fiber. Kelimpahan mikrplastik pada sedimen letak Hiu paus (Rhincodon typus) terdampar ditemukan hasil 0,2 partikel/g yang didominasi jenis mikroplastik fiber.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AINUR ROFIQ |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Hiu paus (Rhincodon typus), Terdampar, Mikroplastik, Sedimen |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:32 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7149 |
