TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24490-ABSTRAK.pdf
Download (225kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24490-170411100013-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (508kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24490-BAB 1.pdf
Download (21kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24490-BAB 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (381kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24490-BAB 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (363kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24490-BAB 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (642kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24490-BAB 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (125kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24490-LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (714kB)
Abstract
Provinsi Jawa Timur memiliki 38 daerah yakni 29 kabupaten dan 9 kota. Provinsi
Jawa Timur semakin terkenal dengan pariwisatanya. Jawa Timur merupakan
salah satu Provinsi di Indonesia yang berperan aktif dalam pertumbuhan ekonomi
dibidang sektor pariwisata. Maka perlu adanya Sistem Informasi untuk
mengetahui pengelompokan daerah wisata di Provinsi Jawa Timur, supaya lebih
memudahkan para wisatawan mancanegara maupun nusantara. Sehingga peneliti
ingin mengetahui pengelompokan daerah wisata di Provinsi Jawa Timur. Maka
perlunya sebuah sistem agar dapat memetakan daerah wisata di wilayah Jawa
Timur. Hingga penelitian ini mempunyai tujuan yakni mengetahui
pengelompokan suatu daerah wisata yang berada di Jawa Timur dan mengetahui
nilai k terbaik suatu cluster. Penelitian ini telah dilakukan menggunakan metode
K-Means Clustering untuk mengelompokkan daerah wisata Provinsi Jawa Timur.
Maka hasil yang didapat dari penilitian yaitu dapat mengetahui nilai-k terbaik
suatu cluster. Dengan tingkat akurasi 87% dengan metode Shilhoutte Coefficient
dengan batasan nilai-k pada uji coba cluster 16 memiliki nilai s(i) : 0,7 maka
cluster tersebut kuat. Maka dapat disimpulkan bahwa jumlah cluster kuat yakni
sebanyak 23, cluster sedang sebanyak 4, cluster lemah sebanyak 6, dan cluster
tidak beraturan sebanyak 4. Dikatakanan Strong Structure jika dalam
pengelompokan tersebut mempunyai nilai rata rata 0,7.< s(i) ≤.1 serta cluster yang
bisa dipakai semakin banyak dan tingkat pengelompokan semakin banyak.
Dikatakan No Structure jika mempunyai nilai rata-rata s(i).≤ 0,25.dan tingkat
perbandingan cluster yang tidak bisa dipakai semakin banyak serta perbandingan
tingkat pengelompokan semakin sedikit. Serta dapat mengetahui apakah daerah
objek wisata termasuk pengelompokan yang sama dengan daerah lainnya. Karena
semakin tinggi nilai k maka semakin tinggi nilai akurasinya
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AULIA AMALINA |
| Department | Informatika |
| Uncontrolled Keywords | Metode K-Means Clustering; daerah wisata di Provinsi Jawa Timur; Shilhoutte Coefficient; pengelompokan dan nilai k. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Informatika |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:27 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7104 |
