TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24476-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (404kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24476-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (7kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24476-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (348kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24476-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24476-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (319kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24476-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (14kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24476-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (117kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24476-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (765kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24476-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (706kB)
Abstract
Cabe jamu (Piper retrofractum Vahl) adalah tanaman yang telah lama dikenal sebagai tanaman obat tradisional di Indonesia. Tanaman ini merupakan tanaman rempah yang manfaatnya belum banyak ditemukan oleh masyarakat. Beberapa teknik yang biasa digunakan memperoleh senyawa aktif pada tanaman yaitu dengan diekstraksi. Metode ekstraksi pada cabe jamu yang banyak digunakan adalah maserasi. Maserasi adalah ekstrak tanaman dengan merendam bahan menggunakan pelarut yang sesuai dengan bahan aktif yang akan diekstrak, dengan cara merendam dalam pelarut tertentu dan waktu tertentu. Umumnya hasil proses ekstraksi dan komponen yang terekstrak sangat tergantung pada sifat bahan dan sifat pelarutnya. Sedangkan penelitian ekstrak cabe jamu menggunakan perbandingan polaritas pelarut masih belum digunakan. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi senyawa aktif pada ekstrak cabe jamu dengan perbandingan polaritas pelarut menggunakan metode maserasi, yang selanjutnya dilakukan beberapa proses uji yaitu uji fitokimia, uji fenol, uji antioksidan dan uji antibakteri. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan merendam cabe jamu pada aquades, etanol 96%, etanol:aquades (75%:25%) dan etanol:aquades (50%:50%). Uji fitokimia menunjukkan cabe jamu memiliki kandungan alkaloid, tanin, dan flavonoid. Sedangkan kandungan saponin hanya terdapat pada etanol:aquades (50%:50%) dan aquades. Hasil uji antioksidan dikategorikan memiliki aktivitas antioksidan yang sedang diperoleh IC50 94,99 ppm, dengan nilai rata-rata %penghambatan tertinggi 89,1 dan terendah 80,65. Hasil uji fenol diperoleh nilai tertinggi terdapat pada sampel pelarut etanol:aquades (50%:50%) dengan nilai 121,051 ppm dan terendah terdapat pada sampel pelarut etanol dengan nilai 51,106 ppm. Hasil uji antibakteri pada E.coli diperoleh zona hambat tertinggi terdapat pada sampel pelarut etanol dengan nilai 11,268 mm. Sedangkan hasil uji antibakteri pada S.aureus diperoleh zona hambat tertinggi terdapat pada sampel pelarut etanol:aquades (75%:25%) dengan nilai 13,260 mm. Bakteri E.coli dan S.aureus masing-masing pelarut etanol dan etanol:aquades (75%:25%) memiliki aktivitas daya hambat yang kuat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DYAH AYU WASHILATUS SYAFAAH |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | Cabe Jamu;Polaritas Pelarut;Maserasi;Uji Fitokimia;Uji Fenol; Uji Antioksidan;Uji Antibakteri |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:23 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:51 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7064 |
