TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24458-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24458-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24458-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (309kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24458-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (357kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24458-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24458-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (796kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24458-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (182kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24458-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (383kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-24458-APPENDICASE.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Teripang (Holothuroide) merupakan golongan yang paling umum ditemui. Teripang banyak dijumpai pada paparan terumbu karang, hamparan lamun dan juga pada pantai berbatu atau berlumpur. Teripang tidak hanya terdapat pada perairan dangkal saja, namun dapat hidup di laut dalam, bahkan di palung laut terdalam di dunia juga ditemukan teripang. Persebarannya dapat dibagi berdasarkan habitat teripang yang meliputi daerah rataan pasir (berbatasan dengan daerah pertumbuhan alga). Teripang membutuhkan lingkungan perairan yang sehat dan sesuai dengan daya dukung lingkungannya. Daya dukung lingkungan perairan dapat diketahui melalui beberapa kriteria penting yang harus dipenuhi yaitu kondisi lingkungan perairan yang sesuai dengan standar kriterianya, yang dapat direspon oleh kemampuan organisme teripang agar dapat tumbuh dan berkembang secara alami, sesuai dengan batas-batas toleransinya. Habitat teripang juga bergantung pada siklus, siklus hidup teripang sebagian besar dilakukan di dasar laut dangkal dan biasanya dijumpai tergeletak pada satu sisi tertentu saja, yakni pada bagian tubuh yang biasanya berwarna lebih pucat. Jenis teripang tertentu sering membenamkan diri di dalam pasir. Teripang bergerak sangat lambat menggunakan kaki tabung. Sampel teripang dikoleksi dari area yang ditransek mulai dari bibir pantai hingga menuju kearah laut pada saat pasang surut dengan menggunakan 9 kuadran berukuran 10 x 10 m2. Transek kuadran diletakkan secara lurus disepanjang transek. Teripang yang ditemukan terdiri dari Holothuria leuscopilota, Holothuria atra, Stichopus horrens, Holothuria fuscopunctata, Paracaudina australis dan Stichopus monotuberculatus. Jenis substrat yang dihuni teripang yaitu pasir. Persentase substrat pasir tidak berkorelasi terhadap kelimpahan teripang di pesisir utara, Bangkalan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ERLYNA FEBIYANTI |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | Teripang, Substrat, Korelasi |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:18 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/7017 |
