TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15359-14.01.111.00060_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (88kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15359-14.01.111.00060_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (520kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15359-14.01.111.00060_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15359-14.01.111.00060_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (113kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15359-14.01.111.00060_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (128kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15359-14.01.111.00060_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (65kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-15359-14.01.111.00060_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (59kB)
Abstract
Kewenangan yang dimiliki aparat Kepolisian ini tertulis di dalam Pasal 18 ayat (1) UU No. 2 Tahun 2002 Tentang Kepolisian Republik Indonesia . Salah satu tindakan yang dapat dilakukan oleh Kepolisian diantaranya adalah tembak di tempat. Namun yang menjadi masalah apakah pelaksanaan tembak di tempat telah sesuai dengan prosedur dan tidak bertentangan dengan perundang-undangan lain yang berlaku, karena dalam UU No. 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan Kehakiman dan Penjelasan Umum KUHAP dikenal asas praduga tidak bersalah terhadap tersangka.
Penelitian skripsi ini merupakan penelitian yuridis normatif yaitu dengan cara meneliti bahan pustaka yang merupakan data skunder dan disebut juga dengan penelitian hukum kepustakaan. Bahan penelitian ini juga didukung oleh data primer yaitu berupa hasil wawancara dengan narasumber terkait judul skripsi ini. Seluruh data dianalisis secara yuridis kualitatif yaitu data yang telah diperoleh disusun secara sistematis dan ditarik suatu kesimpulan.
Tembak di tempat yang dilakukan oleh aparat Kepolisian prosedurnya telah diatur pada Pasal 48 huruf b Perkap Nomor 8 Tahun 2009 Tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia Dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pasal 48 huruf a ditegaskan bahwa petugas Kepolisian wajib memahami dan menerapkan prinsip penegakkan hukum yaitu legalitas, nesesitas, dan proporsionalitas. Apabila ketiga unsur dapat terpenuhi maka asas praduga tak bersalah dapat dikesampingkan oleh petugas Kepolisian. Aparat Kepolisian yang melakukan tembak di tempat tidak sesuai dengan prosedur akan mendapat sanksi berupa hukum pidana, peraturan disiplin Polri, dan etika profesi Kepolisian.
Kata kunci : Kewenangan Kepolisian, Diskresi, Perkap, Tembak Di Tempat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANDHIKA FARISHI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Kewenangan Kepolisian ; Diskresi ; Perkap ; Tembak Di Tempat. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:13 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6981 |
