PROSES PRODUKSI GULA KRISTAL PUTIH DI PT MADUBARU YOGYAKARTA

Riska Wahyu Wardhani (2022) PROSES PRODUKSI GULA KRISTAL PUTIH DI PT MADUBARU YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-24426-190331100081-RISKA WAHYU WARDHANI#190331100081#TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-24426-190331100081-RISKA WAHYU WARDHANI#190331100081#TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (796kB)

Abstract

Kemajuan teknologi yang semakin pesat dan sejalan dengan perkembangan
ilmu pengetahuan mendorong perindustrian untuk meningkatkan
produktivitasnya, yang berkaiatan erat dengan kapasitas sumberdaya manusia
baik secara koletif manupun individual. Di bidang perindustrian sangat
memerlukan tenaga yang terampil dan inovatif serta dapat meningkatkan
kempuan teknik dan mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,
sehingga salah satu kurikulum dari akademik yaitu Praktek Kerja Lapangan
(PKL) dengan tujuan untuk mengimplementasi dan membandingkan ilmu teori
dan aplikasi di industri. PT. Madu Baru adalah salah satu industri pengolahan
tebu yang berlokasi di Bantul, DI Yogyakarta. PT. Madu baru terdiri dari 2 pabrik
yang menghasilkan 2 produk utama yakni gula dan spirtus. Selama pengolahan
tebu menjadi gula terdapat banyak serangkaian proses yang kompleks sehingga
diperlukan adanya pengendalian dan pengawasan.
Menurut Meri et al (2017), mutu merupakan upaya dari produsen untuk
memenuhi kepuasan pelanggan dengan memberikan apa yang menjadi
kebutuhan, ekspektasi, dan bahkan harapan dari pelanggan, dimana upaya
tersebut terlihat dan terukur dari hasil akhir produk yang dihasilkan., sedangkan
menurut Kurniawan dan Zahrok (2017), Pengendalian mutu merupakan salah
satu kegiatan yang penting dalam perusahaan. Pengendalian mutu (quality
control) merupakan bagian dari manajemen mutu yang difokuskan pada
pemenuhan persyaratan mutu.. Namun meskipun proses produksi telah
dilakukan dengan baik, pada kenyataan di lapangan seringkali masih ditemukan
ketidaksesuaian antara produk dengan harapan atau tidak sesuai dengan
standar yang ada atau dengan kata lain produk tersebut cacat (Luthfi et al 2016).
Satuan Pengawasan Internal (SPI) merupakan salah satu dovisi yang
memiliki peran untuk mengatur dan melakukan pengawasan terhadap jalannya
proses pengolahan tebu hingga menjadi gula. Laboratorium di pabrik gula
memiliki fungsi menjadi tempat untuk melakukan analisa bahan yang akan di
proses, yang sedang di proses dan hasil akhir proses. Hasil dari analisa dapat
berupa kualitatif dan kuantitatif yang mana hasil dari masing-masing parameter
trsebut akan digunakan sebagai standar pengawasan jalannya proses produkasi sehingga hambatan serta kendala yang ada dapat segera diketahui dan
dikendalian.
Pengendalian mutu proses produksi merupakan tindakan pengawasan
terhadap perlakuan atau pengoperasian bahan baku pada setiap tahapan
operasi atau proses produksi guna menjaga mutu suatu hasil produk tetap baik
sesuai ketentuan atau standar yang berlaku. Pengawasan dilakukan pada
beberapa aspek seperti kondisi mesin, tenaga kerja dan kebersihan merupakan
pengendalian mutu produk dalam proses. Selain dari pengawasan yang
dilakukan mutu produk yang dihasilkan dari proses produksi juga dipengaruhi
oleh mutu dari bahan baku yang diproduksi (Sonalia dan Musa 2013).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Riska Wahyu Wardhani
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords PROSES PRODUKSI; GULA KRISTAL PUTIH; PT MADUBARU YOGYAKARTA
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 13:07
Last Modified 24 Oct 2026 16:50
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6908

Actions (login required)

View Item
View Item