TRUNOJOYO-KP-24424-190351100011-Laporan PKL Dewi kamelia (180341100043).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia. Di
Indonesia banyak dilakukan budidaya diperairan salah satunya adalah budidaya
udang. Udang merupakan salah satu komoditas andalan perikanan yang
diekspor dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Permintaan pasar luar negeri yang
cenderung meningkat serta sumberdaya yang cukup tersedia memberikan
peluang sangat besar untuk dikembangkan budidayanya salah satunya adalah
udang vanname (Litopenaeus vannamei). Keberadaan udang vanname di
Indonesia, sudah tidak asing lagi karena keunggulan-keunggulan yang dimiliki
olehudang vanname telah berhasil merebut simpati para pembudidaya (Sumeru
dan Anna,1992). Aktivitas budidaya ikan yang terdapat di Indonesia meliputi
budidaya air tawar, budidaya air payau serta budidaya laut. Potensi lahan untuk
pembudidayaan di pantai (tambak) sebesar 913.000 ha (Ditjen Perikanan
Budidaya, 2002). Kegiatan pembesaran udang vanname terdapat beberapa hal yang
diperhatikan untuk mendapatkan hasil yang optimal yaitu, persiapan media, pemilihan benur yang baik, manajemen pakan, manajemen pengelolahan
kualitas air, serta penanganan pasca panen, dan panen. Manajemen
pengelolahan kualitas air juga perlu diperhatikan yang meliputi pengukuran
kandungan bahan-bahan kimia yang ada di dalam air dan kondisi air yang dilihat
dari tampak fisik. Hasil metabolisme biota budidaya dapat menggambarkan
Kondisi air yang baik dan yang buruk yang dapat dilihat dari banyaknya
kandungan bahan kimia tidak terurai dengan baik. Kelebihan ataupun
kekurangan bahan kimia sangat mempengaruhi kondisi perairan budidaya karena
dapat bersifat toksin pada udang. Kondisi normal ataupun menurunnya kualitas
air budidaya akan berakibat pada proses pertumbuhan udang, aktivitas udang, nafsu makan udang, proses moulting, serta imunitas udang terhadap penyakit
(Sitanggang Amanda, 2019)
Budidaya udang vanname sebagian besar menggunakan pola budidaya
intensif, dan hanya ada sedikit yang melakukan dengan pola tradisional. Teknologi yang ada saat ini terbatas dan hanya tersedia untuk pola intensif. Teknologi yang cukup maju untuk mendukung proses budidaya seperti
penggunaan aerator, untuk penambahan jumlah pakan, dan petak tambak untuk
pemeliharaan lebih kecil. Akibat adanya pola budidaya intensif dapat
menyebabkan penurunan daya dukung lingkungan budidaya. Teknologi ini
menimbulkan masalah kualitas air yang cukup serius, baik karena
ketidaksesuaian lahan maupun karena usaha petambak yang berlebihan dalam
produksi tanpa memikirkan daya dukung lingkungan. Budidaya intensif tanpa
adanya pertimbangan dampak yang ditimbulkan akan menimbulkan kerusakan
ekosistem (Arsad et al., 2017). Budidaya udang vannamei erat kaitannya dengan alkalinitas. Alkalinitas
merupakan kemampuan penyangga dari ion bikarbonat pada suatu perairan. Menurut Cholik et al (1986) Fungsi utama dari alkalinitas adalah menjaga agar
pH dalam keadaan stabil atau tidak mengalami fliktuasi secara intens. Alkalinitas
sangat diharapkan kestabilannya agar parameter lainnya juga dalam keadaan
stabil. Menurut Kilawati dan Maimuna (2014) Kadar alkalinitas yang baik bagi
tambak udang adalah 100-150 mg/L. Peningkatan kadar kapur dapat
meningkatkan ketersediaan karbon untuk proses fotosintesis dan untuk
meningkatkan total kualitas air. Penulis memilih tempat Praktik Kerja Lapang
(PKL) di Training Center dan Laboratory PT. Central Proteina Prima Tbk. Paiton, Probolinggo karena tempat ini dapat membentuk kompetensi yang dimiliki
mahasiswa untuk menjadi tenaga kerja profesional dalam dunia kerja. Ilmu,
informasi, dan wawasan yang diperoleh penulis dapat dijadikan pembelajaran
yang berharga sehingga dapat menambah pengalaman.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Dewi Ayu Lestari |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | ALKALINITAS; TAMBAK; UDANG VANNAMEI; PT CENTRAL PROTEINA PRIMA Tbk. PAITON, PROBOLINGGO, JAWA TIMUR |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6904 |
