PENYUSUNAN SSOP PRODUKSI BUMBU RUJAK DI UMKM RIRI MANTAP SURABAYA

Putri Firdha Rahma Adji (2022) PENYUSUNAN SSOP PRODUKSI BUMBU RUJAK DI UMKM RIRI MANTAP SURABAYA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-24384-190331100012-LAPORAN PKL_190331100012_PUTRI FIRDHA RAHMA ADI.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-24384-190331100012-LAPORAN PKL_190331100012_PUTRI FIRDHA RAHMA ADI.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (354kB)

Abstract

Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP) merupakan prosedur
yang penting dalam menjaga kualitas dan mutu suatu produk makanan serta
menjamin keamanan pangan dari suartu produk. Oleh karena itu SSOP
digunakan untuk pencegahan penyakit yang bersumber dari bahan pangan,
salah satunya dengan menggunakan sanitasi sebelum diolah. SSOP sendiri
merupakan suatu prosedur tertulis atau tata cara yang digunakan industri untuk
membantu mencapai tujuan atau sasaran keseluruhan yang diharapkan dalam
memproduksi produk dengan cara bermutu tinggi, aman dan tertib (Utami, 2020).
Industri pangan sebagian besar merupakan dari industri berskala rumah
tangga. Industri rumah tangga pangan (IRTP) sangat membutuhkan binaan agar
produk pangan yang telah dihasilkan lebih baik dan aman bagi konsumennya
dengan memenuhi syarat mutu dan keamanan pada produk yang akan
dihasilkan. Kualitas higiene dan sanitasi yang dipengaruhi oleh dua faktor utama,
yaitu faktor menyentuh makanan dan faktor lingkungan yang dimana makanan
tersebut diolah, termasuk fasilitas pengolahan makanan yang tersedia. Dari
kedua faktor tersebut faktor penjamah makanan dipandang lebih penting karena
sebagai manusia yang bersifat aktif dan mampu merubah diri dan lingkungan
kearah yang lebih baik atau sebaliknya.
Kualitas suatu produk pangan yang akan dikonsumsi manusia pada
dasarnya dapat dipengaruhi oleh mikroorganisme yang ada. Pertumbuhan
mokroorganisme pada makanan memegang peran yang penting untuk
pembentukan senyawa yang diproduksi bau tidak enak dan menyebabkan
makanan menjadi tidak layak makan (Chaerul, 2021). Perlengkapan atau
peralatan yang digunakan dalam penyiapan dan penyajian pangan dapat
berpotensi menjadi sumber kontaminasi. Oleh karena itu peralatan yang
digunakan lebih baik dibersihkan dengan benar karena kemampuan bakteri yang
bisa tumbuh dalam makanan yang tersisa dan berpotensi mengontaminasi tahap
pengolahan setelahnya (Ningrum, 2019). Penanganan sanitasi dan higiene yang
kurang baik juga dapat menyebabkan terjadinya hal-hal yang merugikan menusia
seperti keracunan. Peranan pembersihan atau pencucian peralatan perlu
diketahui secara mendasar. Dengan diawali membersihkan peralatan dengan
baik akan menghasilkan alat pengolahan makanan yang bersih dan sehat
(Syahlan, 2018).
UMKM Riri Mantap adalah rekomendasi dari tempat yang ditujukan oleh
pihak Badan Standarisasi Nasional (BSN) yang merupakan tempat ukm rumahan
yang memproduksi beberapa olahan makanan seperti tahu sutra, tahu bakso,
catering makanan dan bumbu rujak cingur. Zeti Nurida atau bisa dikenal Ibu Riri
adalah pendiri UMKM Riri Mantap yang sudah menjalani usaha pada tahun 2016
hingga sekarang di dunia ukm pangan yang berawal dari mencoba membuat
tahu sutra kemudian mencoba membuat olahan makan lain seperti bumbu rujak
yang digunakan sebagai buah tangan atau oleh-oleh. UMKM Riri Mantap
bertempat pada Jl. Rungkut Asri Timur XII No.74, Surabaya berdekatan dengan
kampus UPN Veteran Surabaya sehingga tempat yang dimiliki sangat
terjangkau.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Putri Firdha Rahma Adji
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords SSOP; BUMBU RUJAK; UMKM RIRI MANTAP SURABAYA
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 13:05
Last Modified 24 Oct 2026 16:50
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6794

Actions (login required)

View Item
View Item