PROSES SORTASI IKAN TERI NASI (Stolephorus spp.) DI PT. MARINAL INDOPRIMA DI DESA KAPEDI, SUMENEP, JAWA TIMUR

ADELIA AYU SUSANTI (2022) PROSES SORTASI IKAN TERI NASI (Stolephorus spp.) DI PT. MARINAL INDOPRIMA DI DESA KAPEDI, SUMENEP, JAWA TIMUR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-24342-190331100108-190331100108_Adelia Ayu Susanti_Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-24342-190331100108-190331100108_Adelia Ayu Susanti_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki laut yang luas dan
garis pantai yang panjang, sektor maritim dan kelautan menjadi salah satu sektor
yang sangat strategis untuk dikembangkan. Memiliki sumber daya laut yang
melimpah serta terdapat beraneka ragam jenis dan spesies-spesies hewan laut.
Oleh karena itu, hasil laut yang diperoleh berpotensi untuk diolah serta dieskspor
dan menjadikan Indonesia sebagai negara penghasil ikan yang cukup besar.
Hasil-hasil tersebut dapar melalui proses pengolahan menjadi produk jadi yang
memiliki nilai ekonomis lebih tinggi contoh pengolahan berupa pengalengan,
pengeringan, pemasakan, penggaraman, dan lain-lain. Salah satu potensi sektor
perikanan yang sangat strategis untuk dikembangkan adalah ikan teri
(Stolephorus spp.) (Junianingsih dan Ramli, 2013).
Ikan teri nasi banyak tersebar di Indonesia khususnya di Selat Madura.
Selain di Selat Madura ikan teri nasi juga banyak tersebar di Sulawesi Tenggara,
Sumatera Barat dan perairan Indonesia lainnya. Ikan teri memiliki sedikitnya
sembilan jenis yang tersebar di perairan Indonesia. Ikan teri banyak
dimanfaatkan untuk bahan makanan berupa ikan segar maupun ikan kering.
Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) (2020), wilayah perairan
utara Jawa Timur memiliki jumlah produksi penangkapan mencapai 325.679.641
ton/tahun. Ikan teri termasuk ke dalam jenis ikan musiman dengan musim
tangkap antara Februari-Agustus dengan tangkapan tertinggi pada bulan Juli.
Ikan teri (Stolephorus spp) adalah ikan yang termasuk ke dalam kelompok
ikan pelagis kecil yang diduga merupakan salah satu sumberdaya ikan lain dan
merupakan sumberdaya yang dapat diperbaharui (renewable). Hal ini berarti jika
sumberdaya ikan diambil sebagian ikan yang tersisa memiliki kemampuan untuk
memperbaharui dirinya dengan berkembang biak. Teri nasi ini salah satu produk
perikanan pelagis yang memiliki nilai ekonomis penting untuk konsumsi dosmetik
maupun ekspor. Ikan teri nasi telah banyak memberikan kontribusi bagi
perekonomian masyarakat perikanan tangkap, karena selain cukup mudah dalam
operasi penangkapan, pengolahan dan penjualannya cukup mudah serta harga
jualnya pun cukup tinggi. Selain lezat, teri nasi juga mengandung nilai gizi yang
tinggi dengan kandungan protein dan kalsium yang relatif besar. Namun,
sifatnya yang mudah rusak (perishable commodity) memerlukan penanganan
yang baik dan tepat agar harga jual ikan teri nasi tersebut tinggi (Sari, 2012).
Proses kerusakan (pembusukan) pada ikan tidak mungkin dihindari tetapi
hanya bisa dihambat. Apabila dibiarkan cukup lama dan tidak diolah akan
mengalami perubahan akibat pengaruh fisik, kimia dan mikrobiologi. Maka perlu
adanya tindakan lebih lanjut untuk menghambat pembusukan dengan cara

pengawetan. Salah satu cara yaitu dengan menekan pertumbuhan mikroba-
mikroba pembusuk dengan cara membuat kondisi lingkungan yang tidak sesuai

untuk pertumbuhannya. Proses pengeringan dapat menjadi faktor penghambat
pertumbuhan mikroba (Adawyah, 2008). Pada saat penangkapan ikan teri tidak
hanya ikan teri nasi saja yang tertangkap, tetapi ada beberapa ikan kecil-kecil
lainnya yang ikut di jaring. Oleh sebab itu, perlu diadakannya proses pemilahan
antara ikan teri nasi dan selain teri nasi yang biasa disebut dengan sortasi.
Sortasi adalah proses pemilahan atau pengelompokan jenis teri nasi dan selain
teri nasi yang dilakukan secara manual dengan menggunakan jari tangan.
Upaya penanganan ikan teri nasi dengan menggunakan teknik
pengeringan, penggaraman dan penyimpanan beku (Cold storage) akan
memungkinkan mempertahankan kesegaran dan mutu ikan teri nasi. Praktik
Kerja Lapang (PKL) ini dilaksanakan di PT. Marinal Indoprima Kapedi, Sumenep
yang bergerak di bidang ekspor komiditas hasil laut. PKL ini mengambil topik
prosedur sortasi di PT. Marinal Indoprima.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
ADELIA AYU SUSANTI
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords IKAN TERI NASI; PT. MARINAL INDOPRIMA DI DESA KAPEDI, SUMENEP, JAWA TIMUR
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 13:03
Last Modified 24 Oct 2026 16:50
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6672

Actions (login required)

View Item
View Item