TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33563-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (67kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33563-COVER (1).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (542kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33563-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (137kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33563-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (100kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33563-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (259kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33563-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (161kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33563-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (63kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33563-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (230kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33563-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (449kB)
Abstract
Logam berat merupakan komponen penting pada lingkungan perairan sebagai indikator pencemaran. Keberadaan logam berat di perairan dapat melalui berbagai cara seperti buangan limbah industri, limbah pertambangan, kegiatan antropogenik atau limbah rumah tangga bahkan dari daur biogeokimia yang menyebabkan peristiwa hujan asam. Logam berat dapat menimbulkan efek negatif diantaranya menurunkan kualitas air, menghambat laju pertumbuhan ikan, histopalogi seperti edema, nekrosis dan erosi bahkan kematian pada biota. Salah satu biota perairan yang terancam keberadaannya karena logam berat adalah ikan hiu paus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Timbal (Pb), Besi (Fe) dan Nikel (Ni) pada sedimen, air dan ikan hiu paus (Rhyncodon typus) yang terdampar di perairan suramadu. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Oktober 2023 sampai bulan Januari 2024. Analisis kandungan logam berat pada ikan hiu paus (Rhyncodon typus) dilakukan pada bagian ginjal dan sirip dada. Metode yang digunakan untuk analisis kandungan logam berat yaitu dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom. Kandungan logam berat pada sirip dada ikan hiu paus didapatkan nilai Timbal (Pb) tidak terdeteksi, Besi (Fe) 0,424 ppm dan Nikel (Ni) 0,126 ppm dan pada ginjal ikan hiu paus (Rhyncodon typus) Timbal (Pb) 0,0204 ppm, Besi (Fe) 0,738 ppm dan Nikel (Ni) 0,227 ppm. Kandungan logam berat pada sedimen didapatkan nilai Timbal (Pb) 0,4651 ppm, Besi (Fe) 2,386 ppm dan Nikel (Ni) 6,019 ppm. Kandungan logam berat Pb pada air yaitu tidak terdeteksi, Besi (Fe) 0,244 ppm dan Nikel (Ni) 0,006 ppm. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingginya logam berat pada sedimen daripada hiu paus karena logam berat pada sedimen mengalami proses pengendapan, sedangkan proses akumulasi kandungan logam berat pada hiu paus dipengaruhi oleh fisiologi pada biota.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM WIRANTO |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | (Rhyncodon typus), Logam Berat, Spektrofotometri Serepan Atom (SSA) |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:02 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6593 |
