TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33550-200311100078_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (27kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33550-200311100078_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (829kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33550-200311100078_ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (16kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33550-200311100078_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33550-200311100078_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (487kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33550-200311100078_CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (136kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33550-200311100078_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (289kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33550-200311100078_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (160kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-33550-200311100078_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (628kB)
Abstract
Spodoptera frugiperda merupakan hama utama pada tanaman pangan dan holtikultura. Hama ini bersifat polifage bisa menjadi hama pada berbagai tanaman (Kartina, 2019). Pada tanaman yang dibudidayakan serangan hama ini dapat mencapai 80% hingga 100%. Pada tanaman pangan hama ini menyerang tanaman pada fase vegetatife sampai generatife. Dalam upaya pengendalian, umumnya petani masih menggunakan insektisida sintetik, pengendalian ini memiliki dampak negatif seperti gejala resistensi, reurjensi hama, terbunuhnya musuh alami, meningkatkan residu hasil panen, mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan bagi pengguna (Septian et al., 2021). Dalam mengurangi dampak negatif tersebut dapat menggunakan input pertanian yang lebih alami seperti penggunaan insektisida nabati dengan bahan aktif mimba (Azadirachta indica A. Juss). Dalam penerapan insektisida nabati terdapat kelemahan yakni daya racun yang rendah, tidak bisa langsung mematikan hama, cepat terurai, daya simpan yang tidak lama. Dengan kelemahan tersebut perlu adanya bahan penguat (adjuvant). Salah satu bahan yang bisa digunakan adalah surfaktan jenis Metil ester sulfonat (MES). Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui efektivitas ekstrak daun mimba dengan penambahan surfaktan terhadap mortalitas Spodoptera frugiperda . Konsentrasi yang digunakan meliputi 1%, 5%, 10%, dengan total 280 ekor larva instar 2. Pada analisis untuk mengetahui nilai probilitas (%) LC dan LT dengan menggunakan aplikasi SPSS v16.0. Pada ekstrak daun mimba dengan penambahan surfaktan nilai LC50 sebesar 1.977% dan LC90 sebesar 9.075%, nilai LT50 diperoleh sebesar 115,23 jam dan LT90 sebesar 202,11 jam. Pada ekstrak daun mimba tanpa penambahan surfaktan nilai LC50 sebesar 2,762% dan LC90 dengan nilai 9,267%, untuk nilai LT50 sebesar 120,08 jam, nilai LT90 sebesar 204,56 jam.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DIMAS ANGGA PERMANA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Azadirachta indica A. Juss Methyl ester sulfonate Spodoptera frugiperda |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:01 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6540 |
