TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6889-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6889-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6889-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (245kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6889-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (289kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6889-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (300kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6889-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (84kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6889-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6889-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (250kB)
Abstract
ABSTRAK
Masa anak adalah masa di mana orang mencari jati diri yang ditandai dengan perbuatan-perbuatan tertentu. Melalui proses imitasi dengan lingkungannya, anak mempelajari bagaimana berinteraksi dengan orang lain dengan meniru tingkah laku orang-orang disekitarnya tanpa tahu apakah yang dia tiru merupakan perilaku yang baik ataupun buruk. Ketika seorang anak mencuri, dia merupakan pelaku sekaligus korban, ini dikarenakan dampak dari proses imitasi yang bersifat negatif yang ia tiru. Anak tersebut mengalami penderitaan mental ketika ia mencuri untuk pertama kalinya dan ia mendapatkan perlakuan di cap (labeling) sebagai penjahat oleh orang-orang disekitarnya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penerapan diversi anak sebagai pelaku sekaligus korban dalam tindak pidana pencurian.
Metode penelitian yang digunakan adalah empiris. Adapun pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa penerapan diversi anak sebagai pelaku tindak pidana pencurian didasari oleh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Dimana upaya diversi merupakan upaya yang sangat dianjurkan terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana tanpa terkecuali pada tindak pidana pencurian. Upaya diversi dengan restorative justice sebagai salah bentuknya diyakini sebagai solusi terbaik terhadap anak yang berkonflik dengan hukum, dengan unsur accidental.
Kata kunci: Anak - diversi - pencurian
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AGUS SUGIARTO |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Anak;diversi;pencurian |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 13:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6491 |
