PENANGANAN DAN PENDISTRIBUSIAN IKAN TUNA SIRIP KUNING (Thunnus albacares) DI UPT PPP PONDOKDADAP, KABUPATEN MALANG

Jovan Naoval Alviansyah (2022) PENANGANAN DAN PENDISTRIBUSIAN IKAN TUNA SIRIP KUNING (Thunnus albacares) DI UPT PPP PONDOKDADAP, KABUPATEN MALANG. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-24261-190351100013-LAPORAN PKLJOVAN NAOVAL ALVIANSYAH.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-24261-190351100013-LAPORAN PKLJOVAN NAOVAL ALVIANSYAH.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Ikan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) merupakan salah satu produk
pangan hasil tangkapan laut yang memilki nilai ekonomis yang tinggi dan mampu
menembus pasar internasional. Hal ini ditunjukkan dengan volume produksi ikan
tuna pada tahun 2007 yaitu sebesar 191.558 ton potensi ikan tuna di perairan
Indonesia masih cukup besar contohnya di Kabupaten Malang pada 2014 sebanyak
11.077,67 ton, pada 2015 mencapai 11.727,67 ton, dan pada 2016 mencapai
12.314,00 ton namun dengan data yang ada tidak menjamin keberhasilan mencapai
tujuan apabila tidak melakukan penanganan yang tepat (DKP Kabupaten Malang,
2016).
Ikan termasuk komoditas yang cepat rusak dan bahkan lebih cepat dibandingkan
dengan daging hewan lainnya. Kecepatan pembusukan ikan setelah penangkapan dan
pemanenan sangat dipengaruhi oleh teknik penangkapan dan pemanenan, kondisi
biologis ikan, serta teknik penangkapan dan penyimpanan di atas kapal. Oleh karena
itu, segera setelah ikan ditangkap atau dipanen harus secepatnya diawetkan dengan
pendinginan atau pembekuan, oleh karena itu perlu adanya upaya pengelolaan yang
baik agar dapat menjaga kualitas dan mutu ikan Irianto, 2012).
Penanganan ikan segar pada dasarnya dibagi menjadi dua tahap yaitu
penanganan di atas kapal dan penanganan di darat. Penanganan ikan setelah
penangkapan atau pemanenan memegang peranan penting untuk memperoleh nilai
jual ikan yang maksimal. Tahap penanganan ini menentukan nilai jual dan proses
pemanfaatan selanjutnya serta mutu produk olahan ikan yang dihasilkan (Pusat
Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pertanian,
2010).
Untuk mengetahui aplikasinya diperlukan suatu tindakan pengamatan
langsung. Untuk itu penulis melakukan Praktik Kerja Lapang (PKL) yang
dilaksanakan di Unit Pelaksana Teknis Pelabuhan Perikanan Pantai Pondokdadap
Kabupaten Malang, yang bermaksud untuk mengetahui teknik pengelolaan dan
distribusi khususnya ikan tuna yang dilakukan oleh Pelabuhan Perikanan tersebut.
Selain itu Praktik Kerja Lapang ini bisa menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa sehingga bisa berguna di dunia kerja sesuai bidangnya.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Jovan Naoval Alviansyah
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords IKAN TUNA SIRIP KUNING; UPT PPP PONDOKDADAP, KABUPATEN MALANG
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:59
Last Modified 24 Oct 2026 16:50
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6471

Actions (login required)

View Item
View Item