TRUNOJOYO-KP-24256-190331100087-ESTER TERESIA SINAGA#190331100087#TIP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Ikan teri merupakan salah satu komoditas ekspor yang memiliki potensi yang
besar di indonesia. Pada periode 2005-2009 perkembangan produksi ikan teri di
perairan indonesia meningkat yaitu dari 1009,6867 ton pada tahun 2005 menjadi
1184,6378 ton pada tahun 2009. Dengan demikian, peluang indonesia untuk
meningkatkan ekspor ke pasar internasional masih terbuka luas dalam hal
pemanfaatan sumber daya perikanan khususnya ikan teri. Menurut rekapitulasi dari
departemen perindustrian pada 2006 proporsi jumlah industri hasil laut terbanyak
di indonesia ada di provinsi Jawa Timur yaitu sebesar 36,73% dan khusus untuk ikan
teri nasi terdapat 26 perusahaan yang berlokasi di Jawa Timur.
PT. Marinal Indoprima yang bergerak dibidang ekspor komoditas hasil laut.
Beberapa komoditas hasil laut di PT. Marinal Indoprima diantaranya yaitu Ikan Teri
Nasi (Chirimen/Anchovy), Rumput Laut (Gracilaria seaweed, Eucheuma cottonii
seaweed, Sargassum seaweed), Ikan Bandeng (Milkfish) dan Ikan Kalapan
(Himego). Proses pengolahan produk mulai dari bahan baku hingga tahap ekspor
dilakukan dengan melalui proses yang cukup panjang sehingga penanganan
pergudangan atau penyimpanan di PT. Marinal Indoprima harus dilakukan dengan
baik agar produk yang akan diekspor ke negara lain tetap memiliki mutu dan kualitas
yang baik.
Gudang merupakan suatu tempat yang berfungsi sebagai penyimpanan
berbagai macam jenis produk yang memerlukan penyimpanan baik dalam jumlah
besar maupun kecil dalam jangka waktu saat produk akan diolah maupun telah
mengalami pengolahan oleh pabrik. Gudang juga dapat dikatakan sebagai tempat
penyimpanan sementara untuk barang yang akan diolah maupun yang telah diolah
atau barang yang akan didistribusikan. Tujuannya adalah pada saat proses
pengolahan maupun proses pegiriman pabrik sudah memiliki stok yang akan
diproduksi dan didistribusikan (Jacobus Sumarauw 2018).
Penggudangan atau penyimpanan merupakan bentuk upaya pengelolaan
yang dilakukan dengan berbagai tindakan yang meliputi penerimaan, penyimpanan,
pemeliharaan, pendistribusian, pengendalian dan pemusnahan. Penyimpanan dan penggudangan yang baik akan dibutuhkan untuk mendapatkan kualitas bahan yang
bermutu. Pergudangan memiliki peranan penting sebagai salah satu upaya
mempertahankan bahan pangan dan produk jadi agar tetap memiliki mutu yang baik.
Gudang yang baik tidak harus memiliki ukuran yang luas namun gudang yang baik
harus memiliki sistem penataan barang yang teratur, sehingga mempermudah
operator dalam menangani material (Ekoanindiyo dan Yaumal 2012).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ESTER TERESIA SINAGA |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | MANAJEMEN INDUSTRI; IKAN TERI NASI; PT. MARINAL INDOPRIMA DI DESA KAPEDI, SUMENEP, JAWA TIMUR |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:59 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6464 |
