Sabikah Bassamah, SB (2026) Evaluasi Karakteristik Pelet Pakan Ikan Berbasis Limbah Organik. S1 thesis, Universitas Trunodjoyo Madura.
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42019-Cover.pdf - Published Version
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42019-Abstract.pdf - Published Version
Download (248kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42019-Chapter1.pdf - Published Version
Download (230kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42019-Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (234kB) | Request a copy
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42019-Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (492kB) | Request a copy
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42019-Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (352kB) | Request a copy
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42019-Conclusion.pdf - Published Version
Download (218kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42019-References.pdf - Published Version
Download (247kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42019-Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (1MB) | Request a copy
Abstract
Industri akuakultur berkembang pesat seiring meningkatnya kebutuhan komoditas perikanan, sehingga pakan menjadi faktor krusial dalam menunjang keberhasilan budidaya. Pelet pakan ikan berbasis limbah organik dan darah Rumah Potong Hewan (RPH) diformulasikan dengan penambahan enzim protease untuk meningkatkan kualitas fisik dan kandungan nutrisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik fisik yaitu dimensi, densitas, porositas, dan stabilitas air serta karakteristik kimia seperti kadar protein, kadar air, dan kadar abu dari pelet berbahan limbah organik. Metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan formulasi limbah organik (15 g, 20 g, dan 25 g) serta tiga kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi dengan 25 g limbah organik menghasilkan kadar protein tertinggi (±32,5%), sedangkan formulasi 20 g memberikan struktur fisik lebih kompak dengan densitas >1,2 g/cm³ dan stabilitas air mencapai >85%. Hasil Formulasi pada 15 g menunjukkan porositas lebih tinggi yang menurunkan ketahanan pelet. Secara keseluruhan, kombinasi limbah organik dan tepung darah menghasilkan pelet dengan kandungan protein tinggi, struktur fisik lebih kuat, serta ketahanan air lebih baik. Temuan ini menegaskan potensi limbah organik sebagai bahan baku alternatif pakan ikan yang efisien, ramah lingkungan, dan sesuai standar mutu (SNI), sekaligus mendukung prinsip keberlanjutan dalam budidaya perikanan.
Kata kunci: Densitas; Limbah; Organik; Pakan Ikan; Pelet
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | S Agriculture > S Agriculture (General) |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Teknologi Industri Pertanian |
| Depositing User: | Syahirul Effendy |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 08:57 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 08:57 |
| URI: | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/644 |
