TRUNOJOYO-KP-24246-180331100081-180331100081_SYAFRIL SUSANTO.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Ikan teri merupakan jenis ikan kecil yang memiliki nilai ekonomis tinggi seperti
jenis ikan laut lainnya. Ikan teri memiliki tubuh yang kecil sehingga semua sumber gizi
yang terkandung dalam tubuhnya dapat dimanfaatkan oleh manusia. Ikan teri relatif
mudah didapat di pasaran dan harganya lebih murah dibandingkan dengan ikan lain.
Ikan teri juga merupakan ikan berkadar lemak rendah dan tidak terlalu amis karena
kandungan ureanya tidak terlalu tinggi (Isnanto, 2012).
Pengolahan ikan teri ini erat hubungannya dengan masalah lingkungan.
Pengolahan tersebut akan menghasilkan limbah yang menimbulkan bau yang tak
sedap. Selain itu, kebersihan dari tempat pengolahan dan proses pengolahan akan
berpengaruh pada hasil yang diperoleh. Salah satu cara untuk mengurangi hal tersebut
yaitu dengan sanitasi industri. Sanitasi merupakan penerapan dalam memperbaiki dan
mempertahankan kesehatan manusia. Prosedur standar operasi sanitasi sangat
diperlukan untuk menerapkan prinsip pengelolaan lingkungan yang kegiatannya
berupa sanitasi dan higiene. Sesuai dengan pernyataan tersebut, diperlukan program
wajib sanitasi pada suatu industri yang bertujuan meningkatkan kualitas suatu produk
yang dihasilkan. Program tersebut disebut SSOP (Sanitation Operating Prosedures)
(Winarno 2004).
Kontaminasi dapat dicegah dengan penerapan sanitasi dan higiene. Prinsipnya
melibatkan sanitasi peralatan, pemilihan bahan baku, sanitasi bangunan, kebersihan
karyawan, dan sanitasi air serta es. Sanitasi dan higiene adalah hal mendasar yang harus
diimplementasikan dalam produksi pangan. Sanitasi dapat didefinisikan sebagai usaha
pencegahan penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor
lingkungan yang berkaitan dengan rantai perpindahan penyakit tersebut. Secara luas,
ilmu sanitasi adalah penerapan dari prinsip- prinsip yang akan membantu dalam
memperbaiki, mempertahankan atau mengembalikan kesehatan yang baik bagi
manusia (Marsanti 2018).
Penerapan sanitasi produksi ikan teri menjadi faktor utama. Penerapan sanitasi
dan higiene produksi ikan teri nasi adalah fokus penerapan ilmu yang akan
dilaksanakan sehingga dijadikan alasan supaya praktik kerja lapang ini dilakukan di PT
Marinal Indoprima Jumiang, Tanjung, Pamekasan. Adanya praktik kerja lapang ini
dilakukan agar menjadi pengetahuan dan pembelajaran sebelum memasuki dunia kerja.
Selain itu juga digunakan sebagai pembanding antara teori dan praktik yang sudah
dipelajari.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SYAFRIL SUSANTO |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | SANITASI INDUSTRI; IKAN TERI NASI; PT. MARINAL INDOPRIMA, JUMIANG, TANJUNG, PAMEKASAN |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:59 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6438 |
