TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6879-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (622kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6879-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (256kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6879-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (91kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6879-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (697kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6879-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6879-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6879-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (177kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6879-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-6879-abstract_toc.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (166kB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk megetahui proses komunikasi anak tunarungu, hambatan apa saja saat anak tunarungu dalam berkomunikasi, dan bagaimana interksi yang mereka gunakan saat berpacaran. Subjek dari penelitian ini adalah anak tunarungu dengan karakteristik tertentu yang sudah ditetapkan.
Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dipilih ialah anak yang mempunyai keterbatasan dalam kategori tunarungu dan mempunyai pacar. penelitian ini menggunakan analisis data dengan menggunakan metode fenomenologi yang bersifat kualitatif. Sugiyono mengatakan penelitian kualitatif, data diperoleh dari berbagai sumber, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang bermacam-macam (triangulasi). Teknik keabsahan data menggunakan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, dan triangulasi (triangulasi sumber dan teknik).
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa anak tunarungu dalam proses komunikasi sama seperti anak normal lainnya hanya saja anak tunarungu lebih banyak menggunakan lambang nirverbal berupa bahasa isyarat dan verbal seperti SMS atau BBM, hambatan proses komunikasi seperti gangguan mekanik, kepentingan, motivasi terpendam dan prasangka merupakan hambatan proses komunikasi kecuali gangguan sematik karena anak tunarungu tidak menggunakan istilah. Gaya pacaran anak tunarungu sederhana pengertian pacaran didapat dari televisi. Fenomena yang terjadi di SMPLB-Samudra bahwa pacaran bukan menjadi hal yang tabu lagi di Madura meskipun pada anak Tunarungu.
Kata Kunci : Proses Komunikasi, Hambatan Komunikasi, Interaksi, Tunarungu
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FATHORRAHMAN |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | communication process, barriers to communication, interaction, deaf child   |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:59 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6435 |
