TRUNOJOYO-KP-24217-190331100068-Suci Sulistiawati#190331100068#TIP.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Ikan teri (Stolephorus sp) merupakan sumber nutrisi yang penting bagi
penduduk di Indonesia. Ikan teri segar mengandung protein sebesar 16 gr per 100
gr. Ikan teri tidak hanya sebagai sumber protein tetapi juga sebagai sumber
kalsium. Kandungan kalsium dalam ikan teri lebih tinggi dari pada kandungan
kalsium dalam susu yaitu sebesar 500 mg per 100 gr (Mansyur, 2021). Produksi
ikan teri dalam negeri mulai dari tahun 2000 sampai tahun 2005 bervariasi yaitu
tahun 2000 mencapai 173.944 ton; tahun 2001 mencapai 190.182 ton; tahun 2002
mencapai 168.959 ton; tahun 2003 mencapai 161.141 ton; tahun 2004 mencapai
154.811 ton dan tahun 2005 mencapai 151.926 ton (Safuddin et al., 2021).
Menurut data World Health Organization (WHO) pada tahun 2015 makanan
yang terkontaminasi bahan kimia seperti bakteri, virus, parasit atau logam berat
dapat menyebabkan lebih dari 200 penyakit. Sementara masalah kesehatan
masyarakat yang berkembang ini memiliki implikasi terhadap sosial ekonomi yang
besar. Penyakit-penyakit ini berkontribusi secara signifikan terhadap beban
penyakit dan kematian global. Penyakit bawaan makanan disebabkan oleh
kontaminasi makanan dan terjadi pada semua tahap rantai produksi, distribusi dan
konsumsi makanan. Hal tersebut dihasilkan dari berbagai bentuk pencemaran
lingkungan, termasuk pencemaran air, tanah atau udara, dan penyimpanan serta
penanganan makanan yang tidak aman. Di Amerika Serikat hampir setiap
tahunnya terdapat 78 juta kasus penyakit bawaan makanan yang menyebabkan
kematian sebanyak 5.000 jiwa dan pasien rawat inap sebanyak 325 jiwa. Afrika
dan Asia Tenggara merupakan wilayah dengan tingkat kematian tinggi yang
disebabkan oleh industri yang kurang menerapkan higiene pada produksi dan
pengolahan makanan serta para pekerja yang kurang memperhatikan kebersihan
diri saat melakukan pekerjaan.
PT Insan Citraprima Sejahtera adalah sebuah perusahaan swasta
nasional yang didalamnya memproduksi teri nasi kering eksport. Perusahaan ini
mempunyai fasilitas peralatan yang cukup memadai sebagai salah satu elemen
yang memegang peranan sangat penting untuk kelancaran jalannya kegiatan
operasi sehari-hari. Pasar PT Insan Citraprima Sejahtera ini 90% dominan pasar
Jepang. Salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk menunjang kualitas dari
produk ialah penerapan standar sanitasi dan higiene. Adanya penerapan standar sanitasi dan higiene dapat mengurangi penyakit bawaan makanan yang akan
memberikan keuntungan jangka panjang.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SUCI SULISTIAWATI |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | SANITASI INDUSTRI; TERI NASI KERING; PT INSAN CITRAPRIMA SEJAHTERA TUBAN |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:58 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6364 |
