Muhammad Naufal Hisyam, MNH (2026) Analisis Hubungan Antara Kerapatan Mangrove Dengan Akumulasi Sampah Laut Anorganik Di Kawasan Wisata Mangrove Wonorejo, Surabaya. S1 thesis, Universitas Trunodjoyo Madura.
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42028-Cover.pdf - Published Version
Download (7MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42028-Abstract.pdf - Published Version
Download (41kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42028-Chapter1.pdf - Published Version
Download (58kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42028-Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (148kB) | Request a copy
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42028-Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (994kB) | Request a copy
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42028-Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (236kB) | Request a copy
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42028-Conclusion.pdf - Published Version
Download (35kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42028-References.pdf - Published Version
Download (70kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42028-Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (8MB) | Request a copy
Abstract
Ekosistem mangrove mempunyai fungsi ekologis yang penting sebagai pelindung kawasan pesisir sekaligus perangkap alami berbagai material yang terbawa arus, termasuk sampah anorganik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik akumulasi sampah laut anorganik, serta mengetahui hubungan antara kerapatan mangrove dengan akumulasi sampah laut anorganik di kawasan wisata Mangrove Wonorejo, Surabaya. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober – November 2025 menggunakan metode Line Plot Transect pada tiga stasiun pengamatan. Data yang dikumpulkan yaitu kerapatan mangrove dan akumulasi sampah laut berdasarkan jumlah, massa dan jenis sampah. Analisis hubungan antar variabel dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan mangrove pada stasiun I sebesar 1366,67 ind/ha (sedang), stasiun II sebesar 866,67 ind/ha (jarang) dan pada stasiun III sebesar 1766,67 ind/ha (padat). Sampah anorganik yang ditemukan di setiap stasiun didominasi oleh sampah plastik. Akumulasi sampah tertinggi ditemukan pada stasiun III dengan jumlah rata-rata 77,33 item dan massa 1838 gram, dan terendah pada stasiun II dengan jumlah 31 item dan massa 699,67 gram. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa hubungan antara kerapatan mangrove dengan massa sampah menunjukkan korelasi positif sangat kuat dan signifikan (r = 0,998; p<0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi kerapatan mangrove maka semakin besar pula massa sampah laut anorganik yang terakumulasi di kawasan mangrove.
Kata kunci: Kerapatan mangrove, sampah laut anorganik, akumulasi sampah,
ekosistem mangrove, Wonorejo.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > G Geography (General) G Geography. Anthropology. Recreation > GC Oceanography |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Ilmu Kelautan |
| Depositing User: | Syahirul Effendy |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 06:48 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 06:48 |
| URI: | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/636 |
