M. Athoillah An-nafi, MAA (2026) Indeks Nilai Penting Mangrove dan Kelimpahan Gastropoda di Pesisir Arosbaya dan Bancaran, Bangkalan. S1 thesis, Universitas Trunodjoyo Madura.
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Cover.pdf - Published Version
Download (5MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Abstract.pdf - Published Version
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Chapter1.pdf - Published Version
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Chapter2.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Chapter3.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Chapter4.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (4MB) | Request a copy
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Chapter5.pdf - Published Version
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-References.pdf - Published Version
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-42037-Appendices.pdf - Accepted Version
Restricted to Repository staff only
Download (3MB) | Request a copy
Abstract
Ekosistem mangrove berperan penting sebagai habitat gastropoda yang berfungsi sebagai bioindikator kualitas lingkungan perairan pesisir. Kajian mengenai kondisi ekologi, kualitas perairan, dan kelimpahan gastropoda dirnkawasan pesisir Madura, khususnya Kecamatan Arosbaya dan Bancaran, Kabupaten Bangkalan, masih terbatas sehingga menyebabkan kesenjangan data dasar ekologis bagi pengelolaan dan konservasi ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Kedua kawasan tersebut memiliki karakteristik ekologis dan tingkat tekanan aktivitas manusia yang berbeda sehingga relevan untuk dikaji secara komparatif. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui kondisi kualitas perairan,rn(2) menganalisis Indeks Nilai Penting (INP) mangrove, dan (3) menganalisis kelimpahan gastropoda di pesisir Kecamatan Arosbaya (Desa Tengket) dan Kecamatan Bancaran, Bangkalan. Penelitian dilaksanakan pada April–Mei 2026 menggunakan metode transek garis berpetak dengan pendekatan purposivernsampling pada tiga stasiun di masing-masing lokasi; kualitas perairan (suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut) diukur secara in situ, sedangkan data vegetasi mangrove dan gastropoda dikumpulkan pada plot 10×10 m dan subplot 1×1 m di setiap transek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kualitas perairan di kedua lokasi secara umum masih mendukung ekosistem mangrove, meskipun Stasiun 1 Bancaran mencatat DO di bawah baku mutu (4,11 mg/L) dan Stasiun 2 Bancaran mencatat pH di bawah baku mutu (6,67); (2) INP mangrove tertinggi di Tengket dicapai oleh Rhizophora apiculata (153,72%) di Stasiun 2, sedangkan di Bancaranrnoleh Rhizophora mucronata (140,85%) di Stasiun 3, dengan kerapatan mangrove di kedua lokasi tergolong kategori baik (≥1.000 ind/ha); dan (3) kelimpahan gastropoda di Bancaran (786 individu; 4 spesies; 29,1 ind/m²) lebih tinggirndibandingkan Tengket (548 individu; 2 spesies; 20,3 ind/m²), dengan Nerita lineata mendominasi di Tengket dan Cerithidea cingulata mendominasi di Stasiun 3 Bancaran.
Kata kunci: Arosbaya, Bancaran, Gastropoda, Indeks Nilai Penting, Mangrove, Madura.
| Item Type: | Thesis (S1) |
|---|---|
| Subjects: | G Geography. Anthropology. Recreation > GC Oceanography |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > Ilmu Kelautan |
| Depositing User: | Syahirul Effendy |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 04:25 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 04:25 |
| URI: | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/630 |
