PENENTUAN STATUS MUTU AIR SUNGAI BRANTAS DENGAN METODE INDEKS PENCEMARAN DARI DATA KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN (KLHK) TAHUN 2021

SUSANTI (2022) PENENTUAN STATUS MUTU AIR SUNGAI BRANTAS DENGAN METODE INDEKS PENCEMARAN DARI DATA KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN (KLHK) TAHUN 2021. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-24172-190351100031-Laporan Praktik Kerja Lapang (PKL)- Susanti-190351100031.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-24172-190351100031-Laporan Praktik Kerja Lapang (PKL)- Susanti-190351100031.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Air merupakan sumber daya alam dan memegang peranan yang sangat penting
dalam kehidupan manusia. Laut teritorial menurut letaknya dibagi menjadi 2 (dua)
yaitu perairan umum di darat atau yang biasa dikenal dengan perairan pedalaman dan
perairan laut. Kedua perairan ini digunakan atau dimanfaatkan oleh manusia dan
makhluk lainnya. Air bersih adalah dambaan umat manusia, baik itu untuk kehidupan
sehari-hari, keperluan industri, sanitasi perkotaan, dan keperluan pertanian.
Penggunaan yang berlebihan tanpa memperhatikan lingkungan dapat menyebabkan
perubahan kualitas dan kuantitas air. Laut teritorial secara umum dikuasai oleh
negara, tetapi hak untuk menggunakan atau mengembangkan sumber dayanya dapat
diberikan oleh negara kepada individu atau kelompok yang memenuhi syarat-syarat
tertentu sesuai dengan peraturan yang berlaku (Soemirat, 2002).
Air merupakan senyawa yang paling melimpah di alam, namun seiring dengan
meningkatnya standar hidup manusia, permintaan akan air pun semakin meningkat.
Akses air bersih di kota-kota besar sangat jarang dijumpai dan bukanlah hal yang
mudah untuk mendapatkan sumber air yang masih asri. Masalah ini dapat disebabkan
oleh banyaknya kegiatan industri di kota-kota besar yang membutuhkan air dalam
jumlah tertentu untuk mendukung produksinya serta kepadatan penduduk di
perkotaan dan juga perilaku manusia. Perairan di Indonesia banyak yang sudah
tercemar, salah satunya adalah air sungai. Perairan di Indonesia banyak yang
teridentifikasi tercemar atau terkontaminasi bahan toksik, mulai dari pencemaran
ringan, sedang, hingga berat. Kontaminasi adalah keadaan yang berubah dari bentuk
aslinya menjadi keadaan yang lebih buruk. Perubahan bentuk susunan dari keadaan
semula ke keadaan yang tidak diinginkan ini dapat terjadi karena masuknya polutan
atau bahan pencemar. Polutan ini sering memiliki toksisitas yang berbahaya bagi
organisme hidup (Palar, 1994).
Isu kuantitas dan kualitas air akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat, dan
banyak penyebab penurunan kualitas dan kuantitas air, terutama pencemaran.
Perubahan status kualitas air, salah satunya adalah dampak pembuangan oleh
pengguna lahan yang berada disekitar daerah aliran sungai. Pergeseran pola
penggunaan lahan ke arah lahan pertanian dan pemukiman serta meningkatnya aktivitas industri akan berdampak pada hidrologi daerah aliran sungai. Aktivitas
manusia yang beraneka ragam mulai dari kegiatan industri, domestik maupun
pertanian untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari akan menghasilkan limbah yang
akan mengakibatkan penurunan kualitas air. Pencemaran daerah aliran sungai selain
akibat dari adanya aktivitas manusia juga disebabkan oleh perubahan iklim Sampah
yang merupakan salah satu penyebab penurunan kualitas air sungai. Sampah juga
dapat menimbulkan endapan yang menghambat aliran air, dan jika endapan atau
tempat pembuangan tidak dibersihkan, maka dapat mengubah kondisi air dan juga
dapat menyebabkan banjir (Idrus, 2015). Konservasi tanah dan air dilakukan untuk
memperbaiki daerah aliran sungai dan sekitarnya. Upaya penanggulangan telah
dilakukan untuk meminimalkan atau bahkan menghilangkan permasalahan
pencemaran air salah satunya pada daerah aliran sungai agar air dapat digunakan
atau dimanfaatkan dengan sebaik mungkin dan menjadi produktif bagi kehidupan
makhluk hidup (Eram, 2012).

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
SUSANTI
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords SUNGAI BRANTAS; KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN (KLHK)
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:56
Last Modified 24 Oct 2026 16:50
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6246

Actions (login required)

View Item
View Item