TRUNOJOYO-KP-24170-180311100073-AGROTEK_PKL_Zuhrotun Nisa 180311100073.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah salah satu bentuk implementasi
secara sistematis dan sinkron antara program pendidikan di bangku kuliah dengan
program penguasaan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja secara
langsung didunia kerja untuk mencapai tingkat keahlian tertentu. PKL merupakan
sebuah mata kuliah wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa Fakultas Pertanian
Universitas Trunojoyo Madura yang mana didalamnya tercakup tridarma
perguruan tinggi yaitu Pendidikan, pengembangan dan pengabdian pada
masyarakat. Dalam pelaksanaan PKL mahasiswa diharapkan tidak hanya mampu
nengaplikasikan segala ilmu dan teori- teori yang telah didapatkan di bangku
kuliah, tetapi harus mampu menimba pengetahuan baru dan bekerja sama
ditempat praktek kerja lapangan, baik dalam instansi swasta maupun
pemerintahan. PKL akan menambahkan kemampuan untuk mengamati, mengkaji
serta menilai antara teori dangan kenyataan yang terjadi dilapangan dan pada
akhirnya dapat meningkatkan kualitas managerial mahasiswa dalam nnengamati
permasalahn dan persoalan, baik dalam aplikasi teori maupun kenyataan
sebenarnya.
Di dalam aktivitas PKL ini komodeti yang dipelajari adalah jamur tiram.
Kandungan zat besi dan niasin dalam jamur tiram sangat berguna dalam
pembentukan sel-sel darah merah, kandungan polisakarida lentinan dalam jamur
dipercaya mampu menekan pertumbuhan sel-sel kanker khususnya kanker kolon.
Jamur tiram juga mengandung serat tinggi sehingga bermanfaat dalam
menurunkan kepekatan lemak dalam darah, mengeluarkan kolesterol, dan
mencegah penyerapan berlebih dari makan yang kita konsumsi (Agromedia,
2010). Kandungan nutrisi yang dimiliki jamur tiram putih setiap 100 gram berat
kering adalah 128 kalori, dan protein 16 gram lemak 0,9 gram, karbohidrat 64,6
mg, kalsium 51 mg, zat besi 6,7 mg, vitamin B 0,1 mg (Dewi, 2009)
Kegiatan budidaya dilakukan dengan tujuan meningkatkan produksi jamur
tiram putih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pembuatan media
merupakan salah satu proses penting dalam budidaya yang menentukan produktivitas jamur. Media yang diperlukan jamur untuk tumbuh mempunyai
komposisi formulasi tertentu, diantaranya serbuk kayu gergaji, bekatul, kapur, dan
gips. Kegunaan penambahan bekatul merupakan sumber karbohidrat, lemak,
protein, dan penambahan kapur (Calsium carbonat) sebagai sumber mineral dan
pengatur pH. Bahan-bahan tersebut tersusun menjadi satu dalam media jamur.
Komposisi masing-masing media berbeda, hal ini sangat menentukan keberhasilan
tumbuh dan besarnya produksi jamur (Widyastuti dan Istini, 2004).
Selanjutnya dalam rangka untuk mendapatkan pengalaman-pengalaman
kontekstual lapangan yang akan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa
secara utuh khususnya metode pembuatan media tumbuh jamur tiram aktivitas
magang ini mengambil komodeti jamur tiram dan dilakukan di Salman Agro
Farm.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ZUHROTUN NISA |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | MEDIA TANAM; JAMUR TIRAM PUTIH; SALMAN AGRO FARM JEMBER |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:56 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6242 |
