TRUNOJOYO-KP-24165-180331100048-LAPORAN PKL_180331100048_NUR AZIZAH.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (720kB)
Abstract
Teh (Camellia sinensis L.) merupakan salah satu komoditas tanaman
perkebunan yang memberikan kontribusi yang cukup besar sebagai sumber devisa
negara. Teh merupakan salah satu minuman favorit yang peminatnya paling tinggi di
dunia. Selain itu, teh juga banyak dikonsumsi karena memiliki banyak khasiat bagi
kesehatan, dan tubuh. Hal tersebut menjadikan teh sebagai komoditas andalan ekspor
bagi Indonesia. Indonesia merupakan negara eksportir teh terbesar keenam dunia,
dimana Indonesia memiliki sumberdaya lahan yang cocok dengan syarat tumbuh teh
dan memiliki potensi yang besar untuk memperluas lahan serta meningkatkan
kualitas dan kuantitas. Namun, didapatkan fakta bahwa saat ini terjadi penurunan
luas areal tanam teh dari tahun 2008-2012. Menurut Statistik Perkebunan Indonesia
2013-2015 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perkebunan, ekspor teh
Indonesia didominasi oleh jenis teh hitam yang mencapai 75%, dan sisanya
merupakan teh hijau (Anggraini et al. 2016).
PT Perkebunan Nusantara XII adalah salah satu perusahaan BUMN yang
bergerak dalam bidang perkebunan, dan salah satu perkebunan yang berada
diwilayah PT Perkebunan Nusantara XII yaitu kebun Sirah Kencong Blitar. PT
Perkebunan Nusantara XII Kebun Bantaran ini memproduksi teh hitam, adapun
metode yang digunakan yaitu CTC (Crushing, Tearing, dan Curling). Tahap awal
yang dilakukan yaitu proses pemanenan (pemetikan), dan penimbangan. Selanjutnya
dilakukan proses pengolahan. Adapun proses pengolahan teh ini menggunakan tipe
continuous process dan dibagi menjadi beberapa tahapan mulai dari pengangkutan
pucuk ke pabrik, penerimaan pucuk, pelayuan, turun layu, penggilingan, oksidasi
enzimatis, pengeringan, sortasi kering, pengemasan, dan penyimpanan. Teh yang
dihasilkan berupa Teh hitam CTC (Crush, Tearing, Curling) dan kakao (PTPN XII
Kebun Bantaran, 2016). Teh ini sudah dipasarkan ke mancanegara, untuk dapat
mempertahankan daya saing yang semakin pesat maka diperlukan peningkatan dari
semua aspek. Peningkatan tersebut mampu mempengaruhi kinerja dari suatu
perusahaan, dan kinerja perusahaan dapat diketahui dengan adanya peningkatan produktivitas. Adapun proses pengolahan teh hitam di kebun Sirah Kencong dimulai
dari pemetikan daun teh hingga pengemasan.
Karyawan merupakan aset utama suatu perusahaan yang menjadi perencana
dan pelaku aktif dalam setiap aktivitas organisasi. Karyawan mempunyai pemikiran,
perasaan, keinginan, status, dan latar belakang pendidikan, usia dan jenis kelamin
yang heterogen, yang dibawa ke dalam suatu organisasi. Kualitas dan kuantitas dari
sumber daya manusia tersebut harus sesuai dengan kebutuhan organisasi, sehingga
tujuan organisasi dapat berjalan efektif dan efisien (Hasibuan 2017).
Bekerja merupakan faktor utama bagi seorang pekerja karena dengan bekerja
seseorang akan mendapatkan imbalan berupa upah. Upah merupakan tujuan utama
bagi tenaga kerja untuk membiayai kehidupannya beserta keluarganya, karena upah
inilah yang akan digunakan untuk mencukupi keperluannya dalam kehidupan sehari-
hari. Menurut Imam Soepomo (2001): tujuan tenaga kerja melakukan pekerjaan
adalah untuk mendapatkan penghasilan yang cukup agar dapat memenuhi
kebutuhannya beserta keluargannya, sehingga didapatkan kehidupan yang layak juga
sejahtera. Upah sendiri sampai saat ini masih banyak diperbincangkan belum ada
definisi yang khusus terkait upah. Banyak orang mendefinisakan upah dengan
berbeda-beda, hal tersebut dikarenakan setiap orang memiliki sudut pandang yang
berbeda satu orang dengan orang yang lain baik itu pekerja, pemberi kerja maupun
pemerintah. Menurut pemberi kerja upah adalah imbalan yang diberikan kepada
tenaga kerja atas pekerjaan yang dilakukannya dimana tenaga kerja tersebut
menghasil barang, jasa, maupun sesuatu yang menguntungkan baginya. Menurut
tenaga kerja upah merupakan komponen pokok bagi kelangsungan hidupnya juga
keluarganya, dimana upah tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup
sehari-hari. Sedangkan menurut pemerintah upah adalah suatu bentuk penghasilan
yang diperoleh oleh tenaga kerja yang merupakan komponen penting dalam kegiatan
perekonomian (Trimaya 2014).
Kedudukan upah merupakan bagian terpenting dari suatu hubungan kerja
antara pekerja dan pemberi kerja, karena merupakan penghasilan untuk menunjang
kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya. Adapun faktor-faktor yang
mempengaruhi penetapan upah bagi pemberi kerja yaitu: jumlah usia kerja yang
potensial yang didukung oleh kesempatan kerja, perkembangan ekonomi diperkotaan dan adanya perbedaan kelas sosial, masuknya teknologi maju dalam bidang usaha,
dan campur tangan pemerintah dalam masalah-masalah yang menyangkut tentang
perusahaan. Dengan demikian seorang pemberi kerja harus membayar pekerjanya
sesuai dengan yang dihasilkan dan sesuai dengan masa kerja yang berlangsung
(Trimaya 2014).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NUR AZIZAH |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | TENAGA KERJA; PTPN XII KEBUN BANTARAN SIRAH KENCONG BLITAR |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:55 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6235 |
