TRUNOJOYO-KP-24157-180341100003-Laporan PKL.Fajriyatun N.180341100003.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (732kB)
Abstract
Gresik merupakan salah satu kabupaten yang berada di provinsi Jawa Timur
yang memiliki wilayah-wilayah pesisir. Wilayah pesisir umumnya terdapat ekosistem
mangrove. Salah satu ekosistem mangrove terdapat pada Kecamatan Ujungpangkah
yang memiliki luasan sekitar 30 ha yang mencakup tiga desa yaitu Pangkah wetan,
Pangkah Kulon dan Banyuurip. wilayah konservasi di desa Banyuurip memiliki luas
5.9 ha. Tercatat pada tahun 2017 luasan ekosistem mangrove di desa Banyuurip
mengalami penurunan mencapai 2.52 ha (Hidayah 2018).
Penurunan luasan ekosistem mangrove disebabkan pembukaan lahan tambak.
Upaya reboisasi dan pelestarian yang dilakukan oleh Dinas Kelautan, Perikanan dan
Peternakan Kabupaten Gresik, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gresik, dan
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bergabung dalam Kelompok Pelestari
Mangrove Banyuurip (KPMLB) dan juga bekerja sama dengan instansi-instansi seperti
perusahaan dan universitas. Kegiatan yang banyak dilakukan berupa reboisasi dan
rehabilitasi, pembibitan mangrove serta pembinaan bagi masyarakat dan pengunjung
yang datang. Wilayah kecamatan Ujungpangkah sendiri telah menjadi Kawasan
Ekonomi Esensial. Ekosistem mangrove memiliki peranan penting bagi biota dan
lingkungan. Peran umum ekosistem mangrove adalah sebagai pelindung dari abrasi
dan erosi, berperan juga dalam meredam ombak besar dan perangkap sedimen.
Ekosistem mangrove merupakan habitat bagi biota yang hidup didalamnya (Hidayah
2018).
Ekosistem mangrove berfungsi sebagai habitat manusia, habitat biota laut dan
darat. Habitat mangrove bagian atas di huni burung, serangga, mamalia dan reptil.
Habitat mangrove bawah air di huni alga, bivalvia, kepiting, udang dan ikan.
Ekosistem mangrove dapat ditemukan predator seperti buaya. Mangrove merupakan
tempat yang digunakan oleh biota untuk bereproduksi, pemeliharaan sampai dewasa
sehingga biota dapat bermigrasi. Ekosistem mangrove memberikan perlindungan dan
persediaan makanan bagi biota didalamnya. Rehabilitasi mangrove dapat dilakukan dengan reboisasi mangrove yang dibuat secara alami atau penanaman bibit (Yona et al.
2018).
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM FAJRIYATUN NI’MAH |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | DOMINANSI; MANGROVE; BANYUURIP MANGROVE CENTER |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 12:55 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:50 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6224 |
