IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli MENGGUNAKAN METODE MEBRANE FILTER DI UPT PENGUJIAN MUTU DAN PENGEMBANGAN PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN SURABAYA

PUTRI APRILIYANTI (2021) IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli MENGGUNAKAN METODE MEBRANE FILTER DI UPT PENGUJIAN MUTU DAN PENGEMBANGAN PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN SURABAYA. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-24122-180341100018-putri.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-24122-180341100018-putri.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Air termasuk bagian senyawa penting bagi makhluk hidup di bumi untuk
keberlangsungan hidup. Fungsi air tidak dapat digantikan dengan senyawa lain.
Penggunaan air yang utama bagi kehidupan yaitu untuk dijadikan sebagai air
konsumsi. Pengawasan terhadap kualitas air merupakan salah satu bentuk
pemeliharaan untuk melindungi kesehatan masyarakat karena air merupakan salah
satu komponen lingkungan dengan peranan yang cukup besar dalam kehidupan. Air
konsumsi yang berasal dari sumber air terlebih dahulu harus melalui proses
pengolahan hingga air tersebut memenuhi syarat kesehatan dari segi kualitas maupun
kuantitasnya. Penggunaan air tidak hanya sebagai air minum melainkan juga sebagai
air proses (Zikra et al. 2018).
Air bersih merupakan air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari. Air
mempunyai kualitas yang dapat ditinjau dari segi fisik, kimia dan bakteriologis.
Berdasarkan peraturan menteri kesehatan RI NO.492/Menkes/Per/IV/2010 air minum
mempunyai persyaratan secara fisik tidak berbau, tidak berwarna, tidak berasa dan
tidak keruh. Persyaratan secara kimia air tidak boleh mengandung senyawa kimia
beracun dan juga setiap zat terlarut dalam air minum mempunyai ambang batas
tertentu yang diizinkan, sedangkan persyaratan bakteriologis pada air minum yaitu
tidak boleh terdapat bakteri. Air termasuk media yang baik untuk kehidupan bakteri
pathogen, seperti bakteri Eschericha coli dan bakteri coliform. Air yang telah
terkontaminasi dengan bakteri pathogen apabila dikonsumsi akan mengakibatkan
suatu penyakit. (Khairunnida et al. 2020).
Keberadaan bakteri coliform menjadi salah satu indikator pencemaran
mikrobia. Bakteri coliform yang hidup dalam perairan dibedakan menjadi dua
kelompok, diantaranya kelompok fecal (E. coli) dan kelompok non fecal
(Enterobacter aerogenus). Bakteri Escherichia coli menjadi indicator kualitas air
karena kontaminasi tinja dari manusia dan hewan berdarah panas. Air yang terkontaminasi bakteri Escherichia coli apabila dikonsumsi dapat menyebabkan water
disease seperti diare (Tururaja dan Rina. 2010).
UPT Pengujian Mutu dan Pengembangan Produk Kelautan dan Perikanan
(PMP2KP) Surabaya merupakan instansi yang menguji kandungan bakteri patogen
Escherichia coli pada Air. Pentingnya identifikasi kandungan bakteri pathogen
Escherichia coli pada air merupakan salah satu upaya untuk menjaga produk air yang
digunakan di dunia perindustrian. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa air
yang digunakan aman untuk dikonsumsi dan terbebas dari Eschericia coli. Uraian
tersebut menjadi alasan utama dilaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapang
Identifikasi Kandungan Bakteri Escherichia coli Menggunakan Metode Membran
Filter dilaksanakan di UPT Pengujian Mutu dan Pengembangan Produk Kelautan dan
Perikanan Surabaya. Lembaga ini berada dibawah naungan Dinas Keautan dan
Perikanan (DKP) yang menerbitkan sertifikasi uji mutu juga pengembangan produk
olahan makanan dari hasil laut dan perikanan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
PUTRI APRILIYANTI
Department Kelautan
Uncontrolled Keywords BAKTERI Escherichia coli; MEBRANE FILTER; UPT PENGUJIAN MUTU DAN PENGEMBANGAN PRODUK KELAUTAN DAN PERIKANAN SURABAYA
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 19 Oct 2026 12:53
Last Modified 24 Oct 2026 16:49
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/6103

Actions (login required)

View Item
View Item